Forgot Password Register

Gandeng Ma'ruf Amin Jadi Cawapres, GNPF: Kenapa Pak Jokowi Lebih Cerdas dari Kita?

Konpers GNPF (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah) Konpers GNPF (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Usai menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, jajaran GNPF Ulama dan PA 212 meminta kepada Prabowo Subianto meminang cawapres dari kalangan ulama. Hal itu lantaran kompetitornya Joko Widodo telah menunjuk KH Ma'ruf Amin menjadi cawapresnya.

"Dan GNPF telah menyampaikan kepada Pak Prabowo tadi, bahwa diharapkan agar Pak Prabowo maju didampingi oleh ulama, saya dengar Pak Jokowi untuk periode yang kedua didampingi Pak Ma'ruf Amin," kata Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).

Baca juga: Maju di Pilpres 2019, Joko Widodo Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres

Martak menilai keputusan Jokowi meminang Ma'ruf Amin sebagai langkah yang cerdas.

"Saya tidak tahu itu (Jokowi menunjuk Maruf Amin jadi cawapres) benar atau tidak, kenapa Pak Jokowi lebih cerdas daripada kita. Nah ini tidak boleh. Jadi menurut saya yang terbaik dibicarakan, dirundingkan yang benar-benar dipertimbangkan yang baik, jangan nantinya mengalami kegagalan yang ketiga dan yang keempat," ujarnya. 

Untuk diketahui GNPF Ulama telah mengeluarkan rekomendasi dari Ijtima Ulama untuk mengusulkan tiga nama capres dan dua nama cawapres untuk diusung koalisi keumatan. Nama yang direkomendasikan adalah Prabowo sebagai capres, dan dua cawapres Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad.

Baca juga: PKB: Sekjen Parpol Koalisi Putuskan Ma'ruf Amin Cawapres Jokowi

Martak menegaskan, hingga sejauh ini ia beserta jajarannya meminta kepada Prabowo untuk menjalankan hasil rekomendasi Ijtima Ulama dengan mengambil cawapres dari dua nama yang direkomendasikan. Untuk itu, apapun yang diputuskan oleh Prabowo dan koalisi jangan sampai mengecewakan semua pihak termasuk ulama.

"Nah inilah yang kami sampaikan tadi dan Insya Allah sudah diterima dan akan dipertimbangkan," tuturnya.

Meski begitu, Martak menegaskan, jika koalisi menghasilkan keputusan yang kurang memuaskan, maka GNPF juga bisa membuat keputusan. Selain itu juga GNPF menyiapkan cawapres alternatif yakni Ustaz Arifin Ilham dan Ustaz Abdul Gymnafsiar (Aa Gym).

"Prabowo akan mempertimbangkan. Dan dia akan mendiskusikannya dengan Gerindra yaitu Pak Prabowo. Kewenangan dengan PKS melalui syuro sudah diberikan ke DPTP jadi sudah clear semua," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More