Forgot Password Register

Gubernur BI Prediksi Neraca Perdagangan Juni Surplus

Gubernur BI Prediksi Neraca Perdagangan Juni Surplus Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memprediksikan neraca perdagangan Indonesia bulan Juni akan surplus. Ia memproyeksikan surplus mencapai USD 900 juta.

"Saya perkirakan di neraca perdagangan ini kemungkinan akan surplus. Sudah saya sampaikan di BI surplus kemungkinan kurang lebih USD 900juta-an dari USD 100 juta surplus neraca perdagangannya," ujarnya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, defisit neraca perdagangan yang terjadi beberapa lalu disebabkan karena impor cukup kuat karena beberapa hal. Impor yang terkait dengan alat-alat strategis, impor yang terkait dengan kebutuhan infrastruktur dan impor yang terkait dengan bahan makanan karena menjelang Lebaran.

"Itu perkembangan impor yang memang secara perkembangan dan musiman. Dengan mulai meredanya itu memang neraca perdagangan akan alami surplus," ungkapnya.

Baca juga: Ancaman Perang Dagang RI-AS, BI: Itu akan Berdampak Buruk

Selain itu juga ia menduga karena ekspor masa Lebaran kemarin agak terbatas karena lamanya hari libur. Kendati demikian ia mengatakan tak perlu khawatir jika secara triwulan II secara musiman defisit transaksi berjalan akan cukup besar. Namun ia memastikan penurunannya masih lebih rendah dari 2,5 persen dari PDB.

"Secara keseluruhan ya bolak-balik saya sampaikan, tidak usah kemudian khawatir bahwa triwulan II memang secara musimannya memang secara keseluruhan transaksi berjalannya itu devisanya agak lebih tinggi dari triwulan I," katanya.

"Secara musimannya memang seperti itu, tetapi secara tahunan kita perkirakan di triwulan III dan ke IV itu akan menurun sehingga secara keseluruhannya akan masih lebih rendah 2,5 persen dari PDB," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More