Pantau Flash
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor

Hati-hati Pilih Topik Pembicaraan dengan Ibu Hamil, Jangan Bahas Soal Ini!

Hati-hati Pilih Topik Pembicaraan dengan Ibu Hamil, Jangan Bahas Soal Ini! Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Setiap perempuan yang sedang mengandung butuh dukungan dari suami dan orang-orang terdekat agar proses kehamilan berjalan lancar hingga persalinan tanpa diwarnai stres yang bisa berdampak pada janin.

Psikolog keluarga Putu Andani mengingatkan pada orang-orang yang memiliki kerabat hamil untuk berhati-hati dalam memilih topik pembicaraan agar tidak berujung pada sakit hati.

"Tidak perlu komentari hal personal seperti ukuran tubuh. Kita tidak bilang, mereka juga tahu kok," kata Putu di Jakarta, beberapa hari lalu.

Baca juga: Ini Dua Metode Ampuh untuk Atasi Stres saat Sedang Hamil

Hal lain yang sebaiknya tak perlu dibicarakan adalah cerita tentang pengalaman-pengalaman negatif seputar kehamilan, misalnya kondisi bayi yang tidak optimal hingga proses melahirkan yang bermasalah.

Alih-alih memberi informasi, bentuk perhatian seperti itu justru membuat ibu hamil jadi takut dan stres.

Saran lain dari Putu, jangan terlalu berlebihan dalam memberikan saran medis terhadap ibu hamil karena dia lebih tahu tentang kondisinya sendiri. Ibu hamil juga bisa langsung berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan jawaban yang lebih tepat.

Baca juga: Hindari Kehamilan Berisiko Tinggi dengan Cara Ini

"Kita perlu menciptakan suasana positif, bicarakan hal yang menyenangkan," ujar Putu.

Berikan perhatian-perhatian sederhana pada teman atau kerabat hamil dengan membantu memberi tempat duduk, membawakan belanjaan berat atau sekadar mengambilkan air minum.

Kiat selanjutnya dari Putu untuk ibu hamil yang ingin mencegah stres selama mengandung: bijak menggunakan media sosial.

"Kadang ketika follow orang yang gaya hidupnya ingin kita tiru, bukan terinspirasi, tapi malah iri," kata dia.

"Kalau sudah tahu tingkat stres tinggi, tidak usah follow yang bisa memancing emosi," pungkasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: