Forgot Password Register

Hentikan Kebiasaan Beri Suplemen untuk Anak, Tak Bagus untuk Tumbuh Kembang!

Hentikan Kebiasaan Beri Suplemen untuk Anak, Tak Bagus untuk Tumbuh Kembang! Dokter Spesialis Anak Ariani Dewi Widodo. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Tentu pusing bukan kepalang saat si anak berontak dan menolak memakan sayur dan buah. Sehingga, kebanyakan orangtua akan menyerah dan lebih memilih memberikan suplemen atau serat dalam bentuk pil.

Padahal menurut Dokter Spesialis Anak Ariani Dewi Widodo, pil suplemen atau serat dalam bentuk tablet tidak baik untuk tumbuh kembang anak.

"Jadi kalau misalnya bahan makanan itu selalu paling bagus yang alami. Karena begitu dia mulai dimasak, diolah, itu kandungan nutrisinya bisanya sudah mulai turun. Nah, apalagi kalau sudah dalam bentuk suplementasi," ujar Dokter Ariani dalam acara workshop Grow Happy Parenting Lactogrow di Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (5/12/2018).

Meski begitu, Ariani tidak membantah jika anak mengonsumsi serat atau suplemen dalam bentuk pil, kebutuhan serat si anak tetap akan terpenuhi.

Baca juga: Tak Selamanya Jus Buah Sehat untuk Anak, Yuk Cek Takaran Gulanya

Tapi sayangnya, yang terjadi adalah si anak semakin tidak terbiasa mengonsumsi makanan dan serat alami yang manfaatnya lebih banyak dibanding yang sudah diekstrak.

"Mungkin serat bisa saja masuk, tapi dia tidak terbiasa makan sayuran atau benda sehat lainnya. Efeknya sebenarnya be young dari sekedar si zat itu saja," jelasnya.

Baca juga: Orangtua Jangan Lagi Larang Anak Makan Es Krim

Padahal dalam satu buah atau sayur memiliki aneka kandungan vitamin, berbeda dengan suplemen yang hanya dalam bentuk zat gizi semata. 

"Makan bayam atau brokoli itu kan ada kalsiumnya tinggi. Kemudian zat besi vitamin B, C, A. Tapi kalau pada saat kita sudah mengonsumsi serat seberapapun, dia disuplementasi tapi bentuknya suatu suplementasi," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More