Pantau Flash
Sempat ricuh, Rakernas PAN Belum Hasilkan Jadwal Kongres
Ditetapkan sebagai Tersangka, Gathan Saleh Menghilang
Sumbang Emas, Beatrice/Jessy Putus Paceklik Juara Tenis di Sea Games
Jadi Tersangka, Vicky Prasetyo Santai Jalani Pemeriksaan
Soal Kabareskrim Baru, Gus Yaqut: Kapolri Pilih Orang yang Tepat

Industri Pembakaran Arang dan Peleburan Timah di Cilincing Akhirnya Ditutup

Industri Pembakaran Arang dan Peleburan Timah di Cilincing Akhirnya Ditutup Salah satu tempat pembakaran arang dan alumunium yang ada di Jalan Inspeksi Cakung Drain. (Foto: Antara/Laily Rahmawaty)

Pantau.com - Sebanyak 365 personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP disiagakan dalam pembongkaran industri rumah tangga pembakaran arang batok dan peleburan aluminium Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (19/9/2019).

Adapun rincian personal tersebut 165 orang personil di lapangan dan 150 orang personil bersiaga siap menunggu perintah bila diperlukan.

Baca juga: Anies Dibuat Meradang Pembakaran Arang dan Peleburan Timah di Cilincing

Kegiatan pembongkaran usaha pembakaran arang dan peleburan aluminium tersebut berlangsung pukul 10.00 WIB. Rincian personel yang di lapangan yakni Satpol PP sebanyak 80 orang, PPSU sebanyak 50 orang, LH dan Satpel lainnya sebanyak 10 orang, Polsek dan Koramil sebanyak 10 orang, total 150 orang.

Adapun personel keamanan dari wilayah Kota Jakarta Utara didukung Satpol PP sebanyak 50 orang, TNI dan Polri sebanyak 15 orang. Seperti diberitakan sehari sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan akan dilakukan pembongkaran cerobong pembongkaran arang batok secara mandiri oleh para pemilik pada Kamis ini.

"Besok (Kamis) akan dilaksanakan pembongkaran mandiri oleh para pengusaha arang batok, kemudian mereka tidak lagi melakukan usaha pembakaran arang batok di Cilincing," kata Sigit usai meninjau SDN Cilincing 07 Pagi, Rabu kemarin

Baca juga: Anies Jawab Permintaan Ombudsman Soal Pemotongan Kabel Fiber Optik

Sigit menyebutkan total ada 18 pemilik pembakaran arang batok yang beroperasi di wilayah Kali Baru Cilincing tersebut. Semuanya bersedia untuk menghentikan operasi dan membongkar cerobong pembakarannya.

"Mereka akan berpindah tidak lagi melakukan usaha pembakaran di lokasi ini," kata Sigit.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: