Pantau Flash
Rp54 Juta dan 2.600 Dolar AS Disita KPK dari Rumdin Bupati Lampung Utara
Pasca Diserang, Raja Salman Sepakat Tambah Pasukan Militer AS
Juarai F1 GP Jepang, Bottas Antar Mercedes Kunci Gelar Juara Konstruktor
7 Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Nusa Tenggara Timur
Tampil Lawan Norwegia Semalam, Sergio Ramos Pecahkan Rekor Lampaui Casillas

Ini Respon PewdiePie Ketika Namanya Disebut Oleh Pelaku Penembakan

Headline
Ini Respon PewdiePie Ketika Namanya Disebut Oleh Pelaku Penembakan YouTuber PewdiePie. (Foto: ABC News)

Pantau.com - YouTuber PewdiePie telah memberikan komentarnya usai salah satu dari pelaku penembakan di Selandia Baru memuji chanel YouTubenya sebelum melakukan aksi penembakan.

Setidaknya 49 orang meninggal dunia setelah dua pembantaian di masjid di Christchurch. Hingga kini, otoritas setempat telah mengamankan empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi keji itu.

Masjid di Al Noor dan Linwood Avenue menjadi sasaran serangan pelaku penembakan, tetapi otoritas telah mendesak semua masjid di Selandia Baru untuk menutup pintu mereka usai peristiwa nahas itu.

Baca juga: Fakta Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru

Pelaku penembakan dalam live streaming, terlihat ia meletakkan mobilnya di luar Masjid Al Noor sebelum mengambil dua senjata dan berjalan ke pintu masuk masjid dengan amunisi full.

Sebelum memulai aksinya, ia mengatakan "mari kita mulai pesta ini" bersamaan dengan ia memasang musik dengan volume tinggi.

Ia juga mengatakan "ingat, subscribe PewdiePie," sebuah chanel YouTube ternama di dunia.

PewdiePie, dengan nama asli Felix Kjellberg, merupakan YouTuber berusia 29 tahun dan komedian dengan subscribers 89 juta. Pada 2017, salah satu videonya telah dituduh mempromosikan rasisme dan anti-semitisme.

Baca juga: Ini Identitas Pelaku Penembakan Mengerikan di Masjid Selandia Baru

Melansir Mirror.co.uk, Sabtu (16/3/2019), Felix Kjellberg menyampaikan dukacitanya atas penembakan yang terjadi di dua masjid Selandia Baru pada Jumat, 15 Maret 2019.

"Baru saja mendengar laporan menyedihkan dari Christchurch, Selandia Baru, saya merasa benar-benar muak karena nama saya diucapkan oleh orang itu," ucapnya dalam cuitan di Twitter.

"Doaku untuk korban, keluarga, dan semua orang yang terpengaruhi oleh tragedi ini," tambahnya.

Polisi mengatakan, mereka berhasil menjinakkan sejumlah alat peledak yang ditemukan pada kendaraan usai penembakan terjadi.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengecam aksi penembakan itu, dan menegaskan bahwa ia tidak akan membiarkan gagasan atau ideologi semacam itu ada di negaranya. 

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Ragam

Berita Terkait: