Pantau Flash
Konstruksi RDMP Kilang Balikpapan Melebihi Target
Ketut/Tania Gagal Lolos Babak Utama Thailand Master 2020
Kementan: Madiun Akan Dijadikan Pusat Pengembangan Porang
Kemenko Proyeksi Penyaluran KUR 2020 Makin Kencang
Ketua DPR: Belum Ada Draft Pemerintah Terkait RUU Omnibus Law

Jokowi: Pengesahan RUU KUHP Agar Ditunda

Headline
Jokowi: Pengesahan RUU KUHP Agar Ditunda Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Antara/Wahjyu Putro A)

Pantau.com - Presiden Jokowi meminta pengesahan RUU KUHP agar ditunda oleh DPR RI. Menurutnya, masukan dari seluruh kalangan layak didengarkan.

"Saya terus mengikuti perkembangan pembahasan RUU KUHP secara saksama. Saya berkesimpulan, masih ada materi-materi yang butuh pendalaman lebih lanjut," kata Jokowi di Istana Bogor, Jumat (20/9/2019).

Baca juga: Dewan Pers Beri Warning Soal RKUHP: Jangan Sampai Ganggu Kemerdekaan Pers!

"Saya telah perintahkan Menkum HAM untuk menyampaikan sikap ini pada DPR RI yaitu pengesahan RUU KUHP agar ditunda. Dan pengesahannya tidak dilakukan oleh DPR periode ini," tuturnya.

Jokowi meminta, agar pembahasan soal RKUHP dapat dilakukan anggota dewan periode selanjutnya. Mantan Wali Kota Solo ini juga berpesan agar DPR dapat menerima hal ini.

"Saya harap DPR juga punya sikap yang sama sehingga pembahasan RUU KUHP bisa dilakukan oleh DPR periode selanjutnya," ujarnya.

Baca juga: DPR Sepakat Pasal 418 Dihapuskan Dari RUU KUHP

Sebelumnya Panitia Khusus (Pansus) RUU KUHP telah menyelesaikan pembahasan dan perumusan RUU tersebut pada Minggu 15 September 2019, dan tinggal menyempurnakan penjelasan beberapa pasal di dalamnya.

Sejumlah pasal yang kontroversial antara lain pasal penghinaan presiden, pasal aborsi, terkait makna zina atau persetubuhan diluar pernikahan, dan pasal pencabulan sesama jenis.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: