Forgot Password Register

KPK Lelang 23 Barang Sitaan Korupsi, dari Mobil Mercy Hingga Batu Akik

KPK Lelang 23 Barang Sitaan Korupsi, dari Mobil Mercy Hingga Batu Akik Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan (kanan) didampingi Juru bicara KPK Febri Diansyah (foto: Antara/ Reno Esnir)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III akan mengadakan lelang 23 barang rampasan hasil korupsi.

"Ada 23 barang yang dilelang berupa rumah, tanah, mobil, handphone, kain kiswah hingga batu akik dengan nilai limit atau nilai terendah berkisar antara Rp14 miliar hingga Rp58 ribu," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Rekening Pribadi dan Keluarga Masih Dibekukan, Najib Razak Umpat Pemerintah Malaysia

Febri menjelaskan bahwa lelang barang rampasan itu merupakan salah satu proses untuk mengembalikan uang yang dinikmati oleh para pelaku korupsi kembali kepada masyarakat melalui mekanisme keuangan negara.

"Jadi, kami mengajak semua pihak untuk mengikuti lelang tersebut. 23 barang lelang dapat dilihat di website KPK dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu," terang Febri.

Dilansir dari http://www.kpk.go.id, Aset yang akan dilelang tersebut milik terpidana Muhammad Nazaruddin, Muhamad Sanusi, M Akil Mochtar, dan Ade Suara. Satu lembar kain kiswah atau penutup ka'bah berukuran 80 cm X 59 cm merupakan barang yang disita dalam kasus korupsi mantan Menteri Agama Suryadharma Ali. Kain kiswah tersebut akan dilelang dengan nilai limit atau nilai terendah sebesar Rp22,5 juta.

Baca juga: KPK Minta Pemerintah Bantu Dana Pengobatan Novel Baswedan

Selain itu, enam bidang tanah dan bangunan di sejumlah lokasi di Jakarta juga ditawarkan pada lelang kali ini. Termasuk cincin perak bermata berlian dengan harga awal Rp 99.610.000, satu tas kulit coklat merk 'Coach New York', dan sejumlah barang elektronik berupa paket handphone berbagai merek.

Febri menambahkan bahwa proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Suryadharma Ali saat ini juga tidak bisa menghentikan proses lelang yang akan dilakukan tersebut.

"Terkait pertanyaan apakah proses peninjauan kembali ini bisa menghentikan proses lelang yang dilakukan, saya kira itu tegas ya di Undang-Undang MA sangat jelas diatur pelaksanaan PK tidak menghentikan eksekusi atau pelaksanaan sebuah putusan. Jadi kami hanya melaksanakan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap," tuturnya.

Lelang akan dilaksanakan di Kantor KPK Gedung Merah Putih Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 25 Juli 2018. Lelang ini akan dilaksanakan secara langsun mulai pukul 11.00 WIB.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More