Forgot Password Register

LSI Denny JA: Pengaruh Habib Rizieq Berkurang Semenjak Meninggalkan Indonesia

LSI Denny JA: Pengaruh Habib Rizieq Berkurang Semenjak Meninggalkan Indonesia Survey ulama LSI Denny JA (Foto:Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA kembali merilis hasil survei terbarunya yang dilakukan pada 10-19 Oktober 2019. Hasil survei LSI kali menunjukan Habib Rizieq Shihab pengaruhnya berkurang terhadap elektoral sejak tidak lagi di Indonesia dan dicitrakan bermasalah hukum.

"Pengaruh Habib Rizieq Shihab berkurang sejak tidak lagi di Indonesia dan dicitrakan bermasalah hukum," ujar Peneliti LSI Denny JA Ikrama saat memaparkan hasil surveinya di Kawasan Rawamangun, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Ikrama memaparkan, ada tiga kriteria ulama yang memiliki pengaruh elektoral dalam surveinya kali ini, yakni tingkat keterkenalan, tingkat kesukaan dan tingkat mengikuti himbauannya.

Baca juga: Survei LSI Denny JA: Kasus Ratna Sarumpaet Pengaruhi Elektoral Pilpres

Kriteria itu didapat dari pertanyaan yang dilempar kepada responden yakni 'apakah ibu bapak pernah mendengar dan melihat nama dibawah ini? Apakah bapak ibu suka terhadap tokoh ini? Apakah bapakk mengikuti himbauan?. Hasilnya menunjukan dari tingkat pengenalan persentase keterkenalan Rizieq sejak bulan Desember 2016 hingga sekarang meningkat.

"Habib Rizieq Shihab pada bulan Desember 2016 memperoleh tingkat pengenalan sebanyak 48,7 persen sementara hasil survei terbaru menunjukan pada bulan November 2018 tingkat pengenalannya meningkat menjadi 53,4 persen," paparnya.

Kemudian Ikrama melanjutkan, berdasarkan tingkat kesukaan pentolan FPI itu menurun sejak bulan Desember 2016 hingga bulan November 2018.

"Tingkat kesukaan Rizieq pada bulan Desember 2016 sebanyak 67,3 persen sementara jumlah itu menurun pada bulan November 2018 ini ia hanya memperoleh 52,9 persen," tuturnya.

Lebih lanjut, Ikrama menjelaskan berdasarkan dari seberapa besar masyarakat mengikuti imbauan Imam Besar FPI itu. Hasilnya turun dratis sejak bulan Desember 2016 hingga bulan November 2018.

"Di bulan Desember 2016 sebanyak 31,4 persen yang mengikuti himbauan Rizieq, sementara di bulan November 2018 ini jumlahnya turun menjadi 17,0 persen saja," imbuhnya.

Untuk itu, Ikrama menegaskan bahwa semenjak Habib Rizieq Shihab meninggalkan Indonesia beberapa tahun lalu dan dicitrakan selalu bermasalah dengan hukum membuat pengaruh terhadap elektoralnya berkurang.

Baca juga: Terkait Efek Elektoral Hoax Ratna Sarumpaet, Prabowo Pertanyakan Hasil Survei LSI Denny JA

Sementara itu untuk diketahui hasil survei terbaru yang dirilis LSI Denny JA hari ini pengumpulan datanya dilakukan sejak 10 hingga 19 Oktober 2018 dengan jumlah responden awal 1.200 responden.

Metode yang dipakai yakni multistage random sampling dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dan margin of error plus minus 2,8 persen.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More