Pantau Flash
Juan Cuadrado Perpanjang Kontrak Bersama Juventus hingga 2022
Terduga Pembobol Bank DKI Bertambah Jadi 41 Orang
Resmi! Bamsoet Nyatakan Maju Tantang Airlangga di Munas Golkar
UMK Kabupaten Karawang Lampaui UMP DKI Jakarta
Jokowi: Stop Belanja Alutsista Hanya Berorientasi Proyek

Menjalin Hubungan Tidak Sehat Tingkatkan Resiko Kematian Dini

Headline
Menjalin Hubungan Tidak Sehat Tingkatkan Resiko Kematian Dini Ilustrasi Depresi. (Foto: iStock)

Pantau.com - Menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health mengungkapkan, memiliki hubungan yang penuh stres dan tidak sehat dapat meningkatkan risiko kematian dini sekitar 50 persen.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, para peneliti dari Denmark mempelajari studi dari Danish Longitudinal Study on Work, Unemployment and Health, yang menyertakan 9.875 orang pria dan wanita berusia 36-52 tahun. Hal ini untuk melacak kesehatan para partisipan pada 2000-2011.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Wanita Kerap Ungkit Masa Lalu saat Bertengkar

Dalam studi ini, para peneliti mengukur hubungan yang penuh stres antara hubungan dengan pasangan, anak-anak, saudara, teman dan tetangga. Mereka lalu memeriksa jawaban para partisipan soal hubungan-hubungan ini.

Hasil studi menemukan, sepuluh persen dari partisipan mengatakan pasangan atau anak mereka merupakan sumber kekhawatiran mereka.

Kemudian, enam persen dari mereka mengaku selalu atau sering terlibat konflik dengan anggota keluarga yang lain. Sementara sekitar dua persen yang pernah memiliki konflik dengan teman-teman.

Baca Juga: Faktor Penyebab Mata Kering dan Cara Mengatasinya

Melihat hasil ini, para peneliti mengatakan, hubungan penuh stres yang umumnya berbentuk konflik, kekhawatiran dan tuntutan berhubungan dengan risiko kematian.

Mereka menyimpulkan, partisipan yang selalu merasa stres atau mendapat tuntutan dari anak-anak mereka mengalami peningkatan risiko kematian sebanyak 50 persen.

Sekalipun demikian, mereka tak menyarankan orang-orang mengakhiri hubungan yang tidak baik dengan pasangan mereka.

Studi tersebut dilakukan pada 2013 dan menyimpulkan, memiliki hubungan cinta kasih berhubungan dengan tingkat kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak atau sendiri.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU
Category
Ragam

Berita Terkait: