Pantau Flash
Selamat Tinggal.... Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki Stop Operasi
Ketua MPR: UU Buatan DPR dan Pemerintah Banyak yang Salahi UUD 1945
Bom Bunuh Diri Terjadi di Ibu Kota Afghanistan, 63 Orang Tewas
Pratu Sirwandi, Prajurit TNI Korban Penembakan KKSB di Papua Gugur
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014

Menohok, Anies Baswedan Sindir Pansus DPRD DKI Soal Wagub DKI Jakarta

Menohok, Anies Baswedan Sindir Pansus DPRD DKI Soal Wagub DKI Jakarta Ilustrasi Wagub DKI Jakarta. (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyindir panitia khusus (pansus) DPRD DKI Jakarta untuk pemilihan wakil gubernur ibu kota yang sudah setahun kosong.

"Soal wagub? Kursinya aja belum ada di depan itu hehe," kata Anies merujuk pada tempat dia memberi sambutan dalam penandatanganan nota kesepahaman KUPA-PPAS untuk rancangan APBD-P di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Anies Berharap Kursi Wagub DKI Dapat Terisi Sebelum....

Pemilihan wakil gubernur yang kemungkinan besar akan digarap DPRD baru DKI Jakarta mengingat masa jabatan politisi Kebon Sirih akan habis sekitar pekan ketiga Agustus, dinilai Anies hal yang berbeda karena nama calon wagub sudah ada di tangan Pansus pemilihan Wagub.

"Saya berharap Pansus segera menunaikan tugasnya. Karena tugasnya kan sudah di Pansus, supaya segera tuntas diusulkan ke paripurna sehingga bisa dibahas," ujar Anies.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan permasalahan di partai-partai pengusung Anies yakni Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra, mantan Menteri Pendidikan tersebut menyebut bola pemilihan wagub itu saat ini bukan lagi di partai pengusung.

"Kan susah selesai mereka. Sudah mengusulkan dua nama. Jadi sekarang bolanya ada di Pansus, bukan lagi di partai pengusung. Kalau dulu bolanya di partai pengusung. Sekarang (nama calon) sudah dikirimkan sejak 2 Maret 2019, jadi sudah lima bulan," ucap Anies menambahkan.

Baca juga: Wagub DKI Masih Kosong, Pengamat: PKS dan Gerindra Harus Bertanggung Jawab

Sebelumnya, posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah kosong selama satu tahun terakhir sejak ditinggalkan oleh Sandiaga Uno.

Secara khusus DPRD DKI Jakarta membentuk pansus guna mencari orang yang tepat untuk posisi pendamping Gubernur Anies Baswedan.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: