Pantau Flash
The Fed Turukan Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Menguat
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Perairan Indonesia
PBNU Ikut Komentar Soal Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Petani Tembakau
PKB Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Imam Nahrawi
Indonesia Hancurkan Kepulauan Mariana Utara 15-1

Penyebar Hoax Surat Suara: Unggah Kabar Bohong di Twitter, Lalu Menghapusnya Saat Viral

Penyebar Hoax Surat Suara: Unggah Kabar Bohong di Twitter, Lalu Menghapusnya Saat Viral Tersangka hoax surat suara (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - MIK (38) tersangka penyebar berita hoax surat suara tercoblos tidak dapat menunjukkan sumber rumor ke penyidik Polda Metro Jaya. Bahkan diketahui usai mengunggah kabar hoax di twitter, tersangka langsung menghapus cuitan itu untuk menghilangkan jejak.

"Informasi (hoax) tersebut sampai saat ini tidak dibuktikan oleh tersangka mengenai sumbernya. Semua akun medsos (media sosial) yang disampaikan tersangka, tidak ditemukan penyidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Polisi akan Buat Sketsa Wajah Terduga Pelaku Teror Pimpinan KPK

Argo menjelaskan, MIK melalui akun Twitternya @chiechilhie80 menyusun sendiri isi cuitan yang ia unggah ke media sosial tersebut.

"Setelah informasi tersebut viral, tersangka menghapus postingannya dari akun Twitter-nya," ujar Argo.

Jajaran Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap MIK pada 6 Januari sekitar pukul 22.30 WIB di rumahnya di Metro Cendana, Kelurahan Kebon Dalam, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Banten.

Baca juga: Buron Empat Bulan, Eks Anggota DPRD Sumut Akhirnya Menyerahkan Diri

Sebelum ditangkap di Cilegon, polisi sempat memburu MIK di Majalengka. MIK diketahui berprofesi sebagai guru dan merupakan pendukung capres nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

MIK menjadi penyebar hoax kelima yang ditetapkan polisi sebagai tersangka sejak rumor tujuh kontainer surat suara bergulir di media sosial Twitter pada 2 Januari.

Bareskrim Mabes Polri sebelumnya menetapkan Bagus Bawana Putra sebagai tersangka pembuat dan penyebar hoaks, ditambah J, LS, dan HY sebagai penyebar rumor surat suara tercoblos.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: