Forgot Password Register

PKS Sebut Kemesraan JK-Anies Merupakan Strategi Politik Jokowi

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Instagram / aniesbaswedan) Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Instagram / aniesbaswedan)

Pantau.com - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil tak merasa kaget melihat kedekatan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhir-akhir ini.

Bahkan anggota komisi III DPR RI itu bergurau kalau mesranya JK-Anies karena sengaja diperintah oleh Joko Widodo. "Ya kita enggak tahu juga jangan-jangan Pak JK disuruh Jokowi," gurau Nasir di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

"Jangan-jangan memang JK karena selama ini dia posisinya wapres tentu dia mudah berkomunikasi dengan Jokowi," tambahnya.

Lebih lanjut, bahkan Nasir menilai, kemesraaan JK-Anies dua hari ini merupakan upaya Jokowi untuk merayu Anies agar mau menjadi cawapres Jokowi bertarung pada Pilpres 2019 mendatang.

"Jangan-jangan ini bagian juga dari upaya Jokowi minta sama JK untuk dapat melobi Anies untuk bersama dia nanti di Pilpres. Kan bisa jadi seperti itu," cetusnya.

Baca juga: PKS Usung Anies Baswedan Jadi Capres, PAN Angkat Bicara

Meski begitu, Nasir menilai kemesraan JK dan Anies sebagai hal yang biasa. Menurutnya memang sebelum Pilkada DKI Jakarta, politisi senior partai Golkar itu menjadi orang yang mendukung Anies untuk maju di Pilkada DKI 2017.

"Sebenarnya kan Anies dan JK selalu mesra menurut saya, sama-sama ketika Anies maju sebagai Gubernur DKI juga disokong penuh oleh JK, jadi menurut saya hal yang biasa," pungkasnya.

"JK barangkali nanti mencoba berkomunikasi dengan partai-partai politik sebagai orang tua, dia berusaha membangun komunikasi kemudian mencocok-cocokkan nama ini itu dan sebagainya. Dia sendiri tidak punya kendaraan, tentu saja kekuatan politiknya itu berbeda dengan ketua-ketua Parpol lainnya," tegasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More