Pantau Flash
KPK Geledah Kantor Dinas PU Medan
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api
Timnas Panahan 'Downgrade' Target Medali di SEA Games 2019
Pertumbuhan Ekonomi China di Kuartal ke-3 Meleset dari Ekspektasi
Kementan Dorong Penambahan Satu Juta Petani Milenials

PM Kanada Tegaskan Dukung Ukraina Hadapi Agresi Rusia

PM Kanada Tegaskan Dukung Ukraina Hadapi Agresi Rusia Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama pertemuan bilateral konferensi reformasi Ukraina di Toronto, Ontario, Kanada. (Foto: Reuters/Chris Helgren)

Pantau.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji dengan Presiden Volodymyr Zelensky di Toronto, untuk terus mendukung Ukraina menghadapi agresi Rusia.

Kedua pemimpin itu bertemu sebagai kunjungan pertama Zelensky ke Amerika Utara untu, berpartisipasi dalam sebuah konferensi tentang reformasi Ukraina.

"Dalam beridri dari agresi Rusia dan upaya untuk melemahkan kedaulatan Ukraina, termasuk aneksiasi ilegal di Krimea, itu semua lebih penting untuk negara seperti Kanada mendukung Ukraina," ucap Trudeau selama konferensi pers, dikutip Al Jazeera, Rabu (3/7/2019).

Baca juga: Mengenal Komedian Vladimir Zelenskiy yang Menjadi Presiden Ukraina

"Tindakan Rusia tidak hanya ancaman bagi Ukraina, tetapi hukum internasional," tambahnya.

Konferensi yang berakhir pada Kamis, 4 Juli 2019, mengumpulkan perwakilan dari 30 negara, Uni Eropa, dan organisasi internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan NATO.

Trudeau mengatakan, dirinya cemas bahwa Rusia diangkat kembali menjadi Majelis Parlementer Dewan Eropa (PACE), usai Moskow dilucuti dari hak suara di badan hak Pan-Eropa pada 2014 pasca aneksasi Krimea.

Trudeau mencatat bahwa pemulihan datang meskipun Rusia tidak membebaskan pelaut Ukraina ditahan di negara itu sejak November 2018, serta tiga kapal angkatan laut, yang disita di Selat Kerch pada waktu yang sama.

Baca juga: Komedian Jadi Presdein Ukraina: Bubarkan Parlemen dengan Jenaka

Zelensky mengatakan ia  kecewa oleh keputusan PACE. Sebagai protes, Ukraina mengumumkan penarikan undangannya dengan monitor PACE untuk mengamati pemilihan Parlemen yang dijadwalkan pada 21 Juli.

Pemimpin Kanada itu mengatakan ia yakin bahwa dengan terpilihnya Zelensky, mantan pelawak yang mulai menjabat pada bulan Mei, akan ada langkah yang lebih positif di Ukraina.

"Kami akan bersabar karena ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Trudeau.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: