Forgot Password Register

Polisi Temukan 7 Mayat Korban Penembakan, Australia Kembali ke 1996?

Polisi Temukan 7 Mayat Korban Penembakan, Australia Kembali ke 1996? Ilustrasi mayat. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Polisi Australia menemukan tujuh orang tewas di kawasan pedesaan perkebunan anggur Margaret River, Jumat (11/5/2018). Empat di antaranya adalah mayat anak-anak. 

 Komisaris Polisi Australia Barat, Chris Dawson mengatakan, tujuh mayat itu ditemukan disebuah bangunan di Osmington, tidak jauh dari ujung barat daya Australia.  Ia melanjutkan, juga menemukan senjata api di sekitar lokasi mayat tersebut.

"Saya hanya bisa menggambarkannya sebagai keadaan mengerikan," kata Dawson.

Baca juga: 'Trump, Berhentilah Lakukan Provokasi Terhadap Palestina'

"Kami tidak memiliki keterangan lengkap, apakah penemuan mayat ini akan meningkatkan status keamanan di Australia."

Namun Dawson sempat mendatangi sebuah toko properti untuk mencari bukti setelah menerima telepon. Namun ia memeberkan siapa yang telah menelepon.

"Alasan polisi pergi ke properti itu adalah setelah adanya laporan telepon yang kami rekam," kata Dawson.

Kejahatan bersenjata di Australia turun tajam setelah kontrol ketat diperkenalkan sebagai tanggapan atas penembakan massal pada tahun 1996 lalu. Kala itu, seorang pria bersenjata membunuh 35 orang di Tasmania.

Baca juga: Mahathir Mohamad Menang Pemilu Malaysia, Jadi Pemimpin Tertua di Dunia

Kejadian itu mendorong pemerintah untuk membeli kembali atau menyita hampir sejuta senjata api dan membuatnya lebih sulit untuk membeli yang baru.

Australia telah melarang semua senapan semi-otomatis dan semuanya shotgun semi-otomatis digunakan bebas tanpa kontrol ketat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More