Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Rutin Makan Brokoli Bisa Cegah Penyakit Jantung

Rutin Makan Brokoli Bisa Cegah Penyakit Jantung Brokoli. (Foto: iStock)

Pantau.com - Sejumlah ilmuwan dari Inggris baru-baru ini melakukan penelitian dan menemukan alasan mengapa brokoli dapat mencegah penyumbatan pada arteri jantung.

Sejumlah peneliti di Imperial College London menemukan fakta bahwa sebuah zat kimia yang terkandung dalam brokoli dan sayuran berdaun hijau lain dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh yang melindungi arteri dari sumbatan yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Dalam penelitian yang dilakukan pada tikus, para peneliti itu menemukan bahwa sulforaphane merupakan suatu gabungan yang terjadi secara alami dalam brokoli dan sayuran lain dalam keluarga brassica yang dapat "mengaktifkan" sebuah protein pelindung yang tidak aktif di beberapa bagian arteri yang mudah tersumbat.

Para ilmuwan mengetahui bahwa arteri tidak tersumbat dengan cara yang seragam, tetapi ada belokan dan cabang dalam pembuluh darah yang dimana aliran darah terganggu atau melambat sehingga cenderung terbentuk plak lemak yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Riset itu telah dilaporkan dalam jurnal Arteriosclerosis Thrombosis and Vascular Biology, dilaksanakan dengan menggunakan sulforaphane yang dimurnikan, bukan brokoli.

Baca Juga: Atasi Stres dengan Rutin Minum Jus Buah Delima

Para peneliti mengatakan langkah selanjutnya adalah menguji dampak bahan kimia yang ditemukan dalam sayuran.

Jika bentuk sayuran terbukti kurang efktif, akan ada alasan untuk menggunakan sulforaphane dalam bentuk pil.

Meski demikian, brokoli merupakan sayuran dengan segudang manfaat. Selain bisa dimakan mentah, sayuran ini juga bisa diolah menjadi beragam hidangan.

Brokoli kaya akan provitamin A/karotenoid, asam folat dan vitamin C yang jumlahnya lebih banyak dibanding jeruk.

Cara menghidangkan brokoli yang benar adalah dengan tidak memasaknya terlalu lama karena akan merusak kandungan vitamin yang ada didalamnya.

Selain kaya akan vitamin, brokoli juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Kandungan kalsium brokoli lebih besar dibandingkan segelas susu.

Zat lain yang terkandung di dalam brokoli adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan genestein. Flvonoid dan serat juga memperkaya kandungan nutrisi brokoli.

Baca Juga: Menghirup Aroma Lemon Ternyata Bisa Bikin Langsing Lho!

Brokoli memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti mencegah kanker kolon, kanker prostat, kanker paru dan kanker perut. Zat dalam brokoli juga bermanfaat sebagai antioksidan, sedangkan seratnya bermanfaat untuk mencegah sembelit dan ganguan pencernaan lain.

Brokoli juga mengandung senyawa yang mirip dengan obat-obatan bagi penyakit Alzheimer, dementia (berkurangnya ingatan) yang paling banyak dijumpai pada orang tua yang disebabkan oleh enzim acetylcholinesterase. Selain itu brokoli juga dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat diantara sayuran lain yang sejenis.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - ANU
Category
Ragam