Forgot Password Register

Sariwangi Pailit, Asosiasi Pengusaha Indonesia Soroti Perbankan

Sariwangi Pailit, Asosiasi Pengusaha Indonesia Soroti Perbankan Ilustrasi teh Sariwangi. (Foto: tehsariwangi.com)

Pantau.com - Permohonan pembatalan homologasi dari PT Bank ICBC Indonesia terhadap PT Sariwangi Agricultural Estate Agency, dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung dikabulkan majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dikabulkan.

Kini, dua perusahaan perkebunan teh ini resmi menyandang status pailit. Hingga  24 Oktober 2017 ICBC memiliki tagihan senilai Rp 288,93 miliar kepada Sariwangi, dan Rp 33,82 kepada Indorub.

Terkait hal tersebut, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan pihaknya mengkhawatirkan adanya kehilangan kepercayaan terhadap perbankan.

"Di beberapa case kepailitan ini kami mengkhawatirkan potensi kehilangan-- dari kepercayaan orang terhadap perbankan karena mereka yang pailit ini mendapatkan banyak loan dari bank membahayakan situasi itu," ujar Direktur Eksekutif Apindo, Danang Girindrawardana saat ditemui di Gedung Pakarti, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Disamping itu pihaknya menilai kondisi yang terjadi karena adanya penurunan daya saing dari brand Sariwangi. Sehingga tak bisa dinilai sebagai pelemahan daya beli secara keseluruhan.

"Ya secara competitiveness nya kan juga (Sariwangi) lemah ya, market share-nya juga menurun," pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Abdul Kohar dalam pertimbangannya menyatakan bahwa Sariwangi dan Indorub telah terbukti lalai menjalankan kewajibannya terkait rencana perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terdahulu.

"Mengabulkan permohonan pembatalan perdamaian atau homologasi dari pemohon (ICBC), menyatakan perjanjian homologasi batal, menyatakan termohon 1 (Sariwangi), dan termohon 2 (Indorub) pailit dengan segala akibat hukumnya."

Share :
Komentar :

Terkait

Read More