Pantau Flash
Beberkan Cairan Kimia, TPF Sebut Pelaku Tak Ada Niat Bunuh Novel Baswedan
Bentrok Warga Terjadi di Mesuji, Tiga Orang Dikabarkan Tewas
Melaju ke Babak Kedua, Della/Rizki Dibayangi Rekor Buruk
Keponakan Prabowo Cabut Gugatan, Mulan Jameela Lanjut Gugat Gerindra
Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia Masuk Grup G

Satgas Anti Mafia Bola Batal Periksa Sekjen PSSI Ratu Tisha, Kenapa?

Satgas Anti Mafia Bola Batal Periksa Sekjen PSSI Ratu Tisha, Kenapa? Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (Foto:Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Ratu Tisha direncanakan menjalani pemeriksaan pada hari ini tepatnya, Jumat (11/1/2019). Akan tetapi, pemeriksaan itu terpaska dibatalkan lantaran terbentur kesibukannya.

"Ya batal (pemeriksaan Ratu Tisha), karena yang bersangkutan ada kegiatan lain," ucap Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Terungkap! Segini Uang yang Diterima Wasit Nurul untuk Lakukan Pengaturan Skor

Dengan batalnya pemeriksaan Ratu Tisha sebagai saksi di Polda Metro Jaya, lanjut Argo, pihaknya telah mengagendakan ulang pemeriksaan itu pada pekan depan.

Nantinya, dalam pemeriksaan itu Ratu Tisha akan dimintai keterangan oleh penyidik terkait informasi-informasi yang sudah didapat dalam upaya pengusutan kasus pengaturan skor di liga sepak bola Indonesia.

"Sudah kita jadwalkan ulang. Rencananya nanti hari Rabu 16 Januari 2019," singkat Argo.

Selain memanggil Ratu Tisha, dalam penyelidikan kasus pengaturan skor, polisi juga telah mengagendakan ulang terhadap pemeriksaan terhadap Bendahara PSSI Berlinton Siahaan pada 14 Januari 2019.

Sebab, sebelumya Berlinton juga batal diperiksa lantaran tengah berada di Australia.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Mafia Bola telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor.

Baca juga: Satgas Anti Mafia Bola Ungkap Ada Laporan Terkait Pungli Dalam Perhelatan Piala Suratin

Kelima tersangka itu yakni, mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal, dan wasit Nurul Safarid.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: