Pantau Flash
Perkembangan Fintech Buat Bank-bank di China Pangkas Karyawan
Pengamat: Jika Tolak Pimpinan Baru, Pegawai KPK Sama Saja Berpolitik
Amerika Serikat Janji Tak Naikkan Tarif Mobil Jepang
Indonesia Hancurkan Filipina 4-0 di Kualifikasi Piala Asia U-16
Utang Luar Negeri Indonesia di Akhir Juli Naik 10,3 Persen

Tanggapi Polemik Pemilu 2019, Jokowi: Namanya Kalah Pasti Tak Puas

Headline
Tanggapi Polemik Pemilu 2019, Jokowi: Namanya Kalah Pasti Tak Puas Presiden RI Joko Widodo (Foto: Antara)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaklumi jika ada pihak-pihak yang merasa kurang puas dengan hasil pemilu 2019. Menurutnya, pihak yang mengalami kekalahan wajar jika merasa tidak puas.

"Kalau tidak puas, kalau yang namanya kalah pasti tak puas. Tidak ada kalah itu puas, gak ada," katanya usai menghadiri acara buka puasa bersama partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Minggu, 19 Mei 2019.

Baca juga: BPN Enggan Laporkan Dugaan Sengketa Pemilu, Ini Tanggapan Ketua MK

Namun Jokowi mengingatkan agar para pihak yang menduga ada kecurangan dalam pemilu 2019 sebaiknya dilaporkan ke Bawaslu. Bukan justru membuat hal yang aneh.

"Kalau ada kecurangan laporin Bawaslu, kalau sengketa besar ke MK. Ini mekanisme konstitusi menurut undang-undang yang disepakati bersama di DPR, semua fraksi ada. Jangan aneh-aneh lah. Harusnya mekanisme konstitusional diikuti. Ini sebuah fondasi berdemokrasi harus diikuti," tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, Pemilu 2019 telah terlaksana sesuai kehendak rakyat. Segala proses yang terjadi merupakan bagian demokrasi.

Baca juga: Selain Minta Bawaslu Hentikan Situng KPU, BPN Minta Diskualifikasi 01

"Kita ini sudah menyelenggarakan pemilu langsung bukan sekali, dua kali dan prosesnya jelas. 17 April rakyat sudah berkehendak dan memutuskan setelah itu ada proses penghitungan. Semua diikuti memang proses demokrasi seperti ini. Dan itu setelah dihitung KPU dan ditetapkan dan itu lah keputusan penyelenggara pemilu," paparnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: