Forgot Password Register

Terlalu Canggih, Pengemis di Negara Ini Gunakan e-Wallet

Credit Card (Foto:Pixabay) Credit Card (Foto:Pixabay)

Pantau.com - Penggunaan uang tunai di sejumlah negara maju rupanya sudah mulai dikurangi. Bahkan, kebijakan itu rupanya sangat didukung oleh sejumlah lembaga. Dari beberapa kemajuan transaksi ini bisa menjadi referensi kita jika mengunjungi negera-negara ini.

1. China


Negara yang sudah tidak asing dengan e-payment dengan scan QR code menjadi hal yang sangat umum dan wajar bagi masyarakat di Cina. Mulai dari masyarakat kelas atas hingga bawah, hampir seluruhnya sudah menggunakan e-payment.

Bahkan, dikutip dari The Times, bahkan peminta-minta alis pengemis di negara tirai bambu itu menerima e-payment! Hal ini benar-benar terjadi dan masyarakat Cina beradaptasi dengan arus teknologi yang ada.

Baca juga: Kian Menjamur, UKM Indonesia Siap Perangi Produk China


Dalam artikel yang ditertibkan Bloomberg yang berjudul ‘China’s Cashless Revolution’, rupanya Cina mendapatkan keuntungan mencapai $5,5 triliun melalui e-payment. Kota Beijing, Shenzen, dan Guangzhou menjadi tiga kota penyumbang pengguna e-payment terbesar.

Tidak hanya itu, beberapa perusahaan Tencent dan Alibaba sebagai pemilik dari messenger populer di Cina WeChat Pay dan Alipay menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan sebagai e-payment terbesar. Market share WeChat Pay saja telah tumbuh dari 3,3% pada tahun 2013 menjadi 40% pada tahun ini.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More