Forgot Password Register

TNI Berhasil Musnahkan 5 Hektar Ladang Ganja di Aceh

ilustrasi narkoba (Pantau.com / Fery Heryadi) ilustrasi narkoba (Pantau.com / Fery Heryadi)

Pantau.com -  5 hektar ganja di kawasan Pegunungan Peucuet, Kecamatan Peulimbang, Aceh berhasil dimusnahkan oleh Prajurit Kodim 0111/Bireuen. Lokasi tersebut ternyata adalah lokasi ladang ganja yg telah dimusnahkan 1 bulan yang lalu.

"Penemuan ini berawal dari adanya laporan masyarakat tentang aktifitas keluar masuk orang-orang tidak dikenal ke pedalaman Peulimbang yang diduga kembali menanam dan menjual ganja," ujar Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda di Bireun, Kamis, 10 Mei 2018. 

Menurutnya, masyarakat mulai menyadari tentang buruknya dampak penggunaan narkoba bagi generasi muda. Para pelaku menebangi pohon-pohon yang ada di kawasan hutan lindung tersebut untuk perluasan lahan, sehingga tumbuh pohon-pohon ganja baru. 

Pada kesempatan tersebut, Personel Kodim Bireuen yang berjumlah 65 orang diperkuat komunitas masyarakat anti narkoba kembali memusnahkan ladang ganja yang baru ditanam dengan cara mencabut/memotong dan membakar ganja-ganja tersebut.

Baca juga: Gelapkan Barang Bukti Sabu, 9 Polisi Jadi Tersangka

Tidak jauh dari tempat itu, TNI juga menemukan jejak-jejak lintasan orang dan setelah dilakukan penelusuran, ditemukan lagi ladang ganja siap panen seluas lebih kurang 5 Hektar.

Dandim mengimbau agar para pelaku penanaman ganja segera menghentikan aktifitasnya yang sangat merugikan bangsa dan negara.

"Aktifitas ini sangat berdampak terhadap kualitas generasi muda Indonesia secara umum, dan lebih khusus generasi muda Aceh. Hal ini jika tidak disikapi dengan serius dapat berdampak pada lost of generation, ujarnya.

Beberapa waktu yang lalu Kodim menangkap anak-anak muda usia antara 12-14 tahun yang menghisap ganja. Ini indikator nyata sedemikian besarnya ancaman ganja terhadap potensi kehilangan generasi muda. 

"Semoga apa yang kami lakukan sedikit menggugah masyarakat untuk sama-sama bangkit melawan maraknya peredaran dan penggunaan narkoba. Ini adalah the real proxy war yang harus dilawan. Jika kita diam maka tunggulah waktunya kehancuran generasi bahkan kehilangan generasi akan benar-benar terjadi," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More