Pantau Flash
Mantan Mendag Era SBY Sebut Fenomena 'Bakar Duit' di e-Commerce
Joko Driyono Jalani Sidang Vonis Kasus Perusakan Bukti Pengaturan Skor
Sampah Plastik di Jawa Barat Akan Disulap Jadi Biodiesel
Komisi III DPR Gelar Rapat Pleno Bahas Amnesti Baiq Nuril Hari Ini
Cristiano Ronaldo Bebas dari Dakwaan Kasus Pemerkosaan

Trump Sesumbar Belum Keluarkan Sanksi Terberat untuk Hancurkan Maduro

Trump Sesumbar Belum Keluarkan Sanksi Terberat untuk Hancurkan Maduro Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

Pantau.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, pemerintahannya masih menahan diri untuk mengeluarkan sanksi terberat guna menghentikan gerilya Presiden Nicolas Maduro.

"Kami belum memberlakukan sanksi terberat, seperti yang kalian tahu," ucap Trump, setelah bersama Presiden Brazil Jair Bolsonaro membahas krisis Venezuela di Gedung Putih.

Baca juga: Detik-detik Cessna 206 Jatuh Renggut Nyawa Pejabat Militer Venezuela

Januari lalu, Trump menjatuhkan sanksi kepada perusahaan minyak milik negara Petroleos de Venezuela, yang dikenal PDVSA, sanksi ekonomi paling berat terhadap Maduro hingga saat ini. Amerika Serikat berada di jajaran negara yang mengakui pemimpin opoisi Juan Guaido sebagai kepala negara yang sah.

Namun pemerintahan Trump belum berupaya untuk menghadang sejumlah perusahaan yang berbasis di luar Amerika Serikat agar tidak membeli minyak dari Venezuela, strategi yang dikenal sebagai "sanksi sekunder".

Sanksi sekunder merupakan bagian dari strategi Washington untuk menyumbat sumber pendapatan Iran, yang pada akhirnya membantu memaksa Teheran untuk melakukan negoisasi kesepakatan nuklir dengan enam kekuatan dunia pada 2015.

Baca juga: Duh Konyol, Pemimpin Oposisi Venezuela Dikerjai Presiden Swiss Palsu

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: