Forgot Password Register

Tujuh Orang Tewas Akibat Badai Micheal di Florida

Keadaan wilayah Florida akibat terjangan Badai Michael. (Foto: Reuters/Jonathan Bachman) Keadaan wilayah Florida akibat terjangan Badai Michael. (Foto: Reuters/Jonathan Bachman)

Pantau.com - Kekuatan Badai Micheal yang memporak-porandakan kota kecil di Florida menewaskan tujuh orang pada Kamis (11 Oktober 2018)

Badai Michael menerjang pantai di bagian barat laut Florida dekat kota kecil Mexico Beach dengan angin berkecepatan hingga 250 kilometer per jam mendorong gelombang air laut ke daratan.

"Angin benar-benar mencabik-cabik kami. Keadaan sungguh menakutkan," kata Tom Garcia (60) pensiunan yang terjebak di dalam rumahnya di Mexico Beach sementara ketinggian air mencapai pinggang.

Kota kecil di pantai tersebut terlihat seperti baru mengalami pengeboman. Hanya segelintir tembok yang tersisa di blok pertama pantai.

Baca juga: Badai Michael Termasuk Badai Paling Kuat yang Pernah Terjang AS

Helikopter dan buldoser dikerahkan guna mencari korban serta membersihkan jalan dari puing rumah.

National Hurricane Center (NHC) mengatakan, Badai Michael merupakan badai terkuat ketiga yang pernah menerjang AS. Pada malam hari, badai bergerak ke arah utara dengan kecepatan angin 80 kilometer per jam mengakibatkan pepohonan tumbang. Selain itu, terjadi banjir bandang di Georgia dan Virgina.

Pejabat pemerintah mengatakan, tujuh orang tewas akibat Badai Michael di Florida, Georgia, dan North Carolina.

Gubernur Roy Cooper mengatakan, dinas layanan darurat melakukan evakuasi dengan cepat terkait korban yang terjebak banjir di North Carolina.

Banyak penduduk Florida yang cedera dibawa ke Panama City. Gulf Cast Medical Center merawat sebagian korban, namun rumah sakit harus menghadapi tantangan untuk tetap menghidupkan generator setelah badai memutus pasokan istrik. 

NHC mengatakan, Badai Michael yang bergerak dengan Kategori 4 di skala badai Saffir-Simpson, yang memiliki lima tingkat, memasuki pantai di sebelah barat laut Raleigh, Nort Carolina, pada pukul 17.00 EDT (Jumat, 02.00 WIB) dan bertambah kuat saat badai bergerak menuju pantai Atlantik.

Hampir 950.000 rumah tidak memperoleh pasokan listrik di Florida, Alabama, Carolina, dan Georgia pada Kamis (11 Oktober 2018).

Brad Kieserman dari American Red Cross mengatakan, jumlah pengungsi diperkirakan membengkak hingga 20.000 di lima negara bagian pada Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Badai Michael Mengancam Wilayah Florida Usai Porakporandakan Amerika Tengah

Sebagian pusat Kota Port St. Joe, direndam air setelah Badai Micheal menerjang dengan kecepatan angin mencapai 155 mil per jam.

Walikota Bo Patterson memperkirakan 1.000 dari 3.500 rumah hancur total.

Petugas Meteorologi US Agriculture Departement mengatakan. Badai Michael benar-benar merusak pohon kapas, kayu, kemiri, dan kacang. Kerugian ditafsir sebesar 1,9 miliar dolar AS dan menghancurkan 1,5 juta hektare tanaman.

Dengan catatan tekanan rendah barometer di posisi 919 milibar, Michael menjadi badai paling kuat ketiga dalam sejarah yang menerjang benua AmerikaSerikat, dibelakang Badai Camille di Mississipi Gulf Coast pada 1969 dan Badai Labor Day pada 1935 di Florida Keys.

Baca juga: 29 Orang Tewas Akibat Serangan Badai Florence di AS, Korban Jiwa Diperkirakan Bisa Bertambah

Share :
Komentar :

Terkait

Read More