Pantau Flash
Baznas Raih Penghargaan sebagai Lembaga Zakat Pelayanan Terbaik
Kemensos Klaim Seluruh Lokalisasi di Pulau Jawa Sudah Ditutup
Diwarnai Blunder Yanto Basna, Indonesia Kalah 0-2 dari Malaysia
MRT Bayar Listrik Rp12 Miliar Setiap Bulan
Pelebaran Trotoar di Cikini Korbankan Jalur Sepeda

Wanita Belum Menikah di Usia 'Matang' Cenderung Mudah Baper

Wanita Belum Menikah di Usia 'Matang' Cenderung Mudah Baper Ilustrasi ( Foto: Pixabay)

Pantau.com - Banyak anggapan umur yang kian matang tapi belum juga menikah dapat mempengaruhi sisi emosional seorang perempuan, dan faktanya hal itu dimungkinkan terjadi, seperti diungkap pakar Psikologi Anna Surti Ariani, S.Psi.,M.Si.

Baca juga: Ungkap Karakter Seseorang dari Caranya Berjabat Tangan

"Kadang-kadang berpengaruh, karena biasanya tuntutan masyarakat kan umur segitu sudah menikah, jadi yang lebih sering mempengaruhi adalah tuntutan masyarakat," ujar Anna kepada Pantau.com beberapa hari lalu di Jakarta.

Tak hanya tuntutan masyarakat, tapi juga kebutuhan internal seperi disayang orang lain, dan punya tempat untuk berkeluh kesah atau berbagi, bahkan kebutuhan biologis sekalipun.

"Nah, jadi butuh banget (untuk menikah), ada penyebab internal dan eksternal, itu yang mungkin lebih sulit," jelasnya.

Untuk kisaran umur, menurut Anna tidak ada patokkan karena kembali pada tuntutan dan kebiasaan yang ada di sekitarnya. Seperti kebanyakan wanita tempatnya tinggal di umur 18 tahun sudah dituntut untuk menikah, begitupun sebaliknya.

"Ada juga sebaliknya 35 tahun belum menikah ya udah biasa aja, secara eksternal ada budaya yang memang biasanya kawinnya muda banget, 18 tahun udah ditanyain, ada juga biasanya yang hargai keputusan nikah, sehingga di atas 30 tahun masih santai aja," jelasnya.

Sementara itu, untuk sisi emosi yang keluar juga bisa beragam tapi Anna membenarkan belum menikah di usia matang salah satunya bisa berujung mudah 'baper' atau terbawa perasaan, saat melihat orang lain yang berpasangan.

Baca juga: Kalem, Begini Cara Terhindar dari Emosi Berkendara Saat Berpuasa

"Kayak bisa menjadi lebih banyak iri dengan teman-temannya yang jalan dengan pasangannya, jadi lebih gampang tersinggung, kalau ada yang memperlihatkan kemesraan, ada kelihatannya sedih parah, seperti 'sendal aja sepasang masa gue sendiri'," tutupnya.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: