Forgot Password Register

Headlines

Wapres Usulkan Aturan Ganjil Genap di Tol Selama Arus Mudik

Wapres Usulkan Aturan Ganjil Genap di Tol Selama Arus Mudik Jusuf Kalla (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengusulkan diterapkannya aturan ganjil genap di jalan tol selama arus mudik lebaran 2018. Menurut pria yang akrab disapa JK, hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalan tol. 

"Semoga enggak ada kejadian Brexit (Brebes Exit) lagi. Pihak kepolisian, Kemenhub mengerti memahami kondisi, dan situasi yang ada, dan masyarakat melalui media (juga memantau) mengenai kemacetan," kata Jusuf Kalla saat sambutan dalam acara Indonesia Jelang Mudik 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Baca juga: Disindir Libur Lebaran, JK: Ekonomi Jalan Saat Libur

JK menambahkan, kejadian Tol Brexit terjadi karena adanya kesalahan persepsi. Sehingga pada pemudik menumpuk di jalur tol. Ia menyarankan agar adanya penerapan ganjil genap untuk membagi pengguna jalan tol dan arteri.

"Soal Brexit itu karena cara berpikir, kalau mau cepat lewat jalan tol sehingga jalan biasa lengang. Jadi saya bilang nomor ganjil genap diatur, siapa masuk jalan tol dan jalan biasa," katanya.

Selain itu, JK juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan motor saat mudik. Menurut JK, faktor kelelahan bisa membahayakan pemudik selama di perjalanan. 

"Sepeda motor ini disamping bahaya, tentu juga karena kecapean bisa kecelakaan. Tapi manusia selalu ada kebanggaan. Kalau pulang dengan sepeda motor menandakan kebanggaan," ujarnya 

Baca juga: Jokowi Kaget Masih Marak Pungli dan Aksi Premanisme Terhadap Sopir Truk

Faktor itulah yang kemudian membuat maraknya acara mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta.

"Maka pemerintah adakan mudik gratis, (tapi) kurangi bawa motor itu enggak bisa, karena pengaruh psikologi," ujar JK.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More