
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di wilayah Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari, dalam kondisi aman dan dilakukan secara transparan sesuai regulasi yang berlaku.
Komitmen Pertamina Jaga Kelancaran Distribusi
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa pihaknya secara konsisten menjaga keandalan pasokan dan distribusi BBM subsidi di seluruh wilayah operasionalnya.
"Pertamina Patra Niaga melalui Marketing Operation Region (MOR) 8 di Jayapura dengan wilayah kerja Maluku dan Papua terus berkoordinasi secara intensif dengan BPH Migas, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan BBM subsidi dalam kondisi aman dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ungkapnya.
Perusahaan juga melakukan pemantauan lapangan, pembinaan terhadap lembaga penyalur, serta menerapkan sistem pendataan digital guna menjamin distribusi tepat sasaran.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menambahkan bahwa seluruh proses distribusi BBM subsidi dilakukan sesuai dengan mekanisme dan kuota yang telah ditetapkan.
"Sebagai badan usaha yang ditugaskan menyalurkan BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyalurkan BBM secara transparan, sesuai kuota, mekanisme, dan ketentuan yang telah ditetapkan regulator. Seluruh penyaluran juga diupayakan terpantau melalui sistem yang terintegrasi," ia mengungkapkan.
Stok BBM di Manokwari Meningkat, Layanan Tetap Optimal
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, memastikan bahwa stok BBM subsidi dan kompensasi di Kabupaten Manokwari dalam kondisi mencukupi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik.
"Sejak Jumat (23/1/2026), stok BBM subsidi dan kompensasi berada dalam kondisi baik. Penyaluran solar di Kabupaten Manokwari terjaga, mencukupi, dan kondusif untuk melayani kebutuhan masyarakat. Stok BBM subsidi telah ditambah menjadi sekitar 28 hingga 30 kiloliter (kl)," jelasnya.
Penambahan pasokan juga dilakukan di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Manokwari dengan kuota penyaluran harian masing-masing sebesar 15 kl.
"Pada Sabtu (24/1/2026), stok di kedua SPBU terpantau sangat mencukupi dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung normal," lanjutnya.
Hingga Senin (26/1/2026), stok BBM subsidi di dua SPBU tersebut tetap terjaga.
“Terpantau pada Senin terjadi peningkatan konsumsi BBM subsidi di Kabupaten Manokwari sekitar 15 hingga 20 kl. Stok hingga hari Senin dalam keadaan baik, sehingga secara keseluruhan, penyaluran BBM subsidi berjalan aman dengan stok memadai dan distribusi yang kondusif," ungkap Wahyudi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







