Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Ekspor Jakarta Capai 1,43 Miliar Dolar AS di Desember 2025, Alas Kaki Jadi Andalan ke Pasar Amerika

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Ekspor Jakarta Capai 1,43 Miliar Dolar AS di Desember 2025, Alas Kaki Jadi Andalan ke Pasar Amerika
Foto: Tangkapan layar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Kadarmanto dalam kegiatan Rilis Berita Resmi Statistik di Jakarta, Senin 2/2/2026 (sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat nilai ekspor Jakarta pada Desember 2025 mencapai 1,43 miliar dolar AS, didominasi oleh sektor non-migas yang mengalami pertumbuhan sebesar 2,08 persen.

Secara tahunan, nilai ekspor tersebut menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 2,20 persen dibandingkan Desember 2024.

BPS mengungkapkan bahwa industri pengolahan menjadi penopang utama ekspor dengan kenaikan tahunan sebesar 3,29 persen.

"Ini menegaskan sektor manufaktur adalah penggerak utama yang menjaga momentum pertumbuhan ekspor Jakarta," ungkap pihak BPS DKI Jakarta.

Industri Pengolahan Mendominasi, Alas Kaki Jadi Motor Utama Ekspor

Sepanjang tahun 2025 secara kumulatif, kinerja ekspor Jakarta tercatat mencapai 17,51 miliar dolar AS.

Jumlah ini tumbuh signifikan sebesar 27,16 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sektor industri pengolahan menyumbang pangsa terbesar, yaitu 97,14 persen dari total ekspor Jakarta.

"Ini mencerminkan penguatan penetrasi produk-produk unggulan Jakarta di pasar internasional," ia mengungkapkan.

Komoditas alas kaki menjadi motor utama ekspor dengan kontribusi sebesar 18,33 persen dan mencatatkan pertumbuhan tahunan tertinggi sebesar 72,09 persen.

Selain itu, kelompok kendaraan dan bagiannya memberikan kontribusi sebesar 16,39 persen dan tumbuh 19,35 persen secara tahunan.

Komoditas logam mulia dan perhiasan juga menyumbang besar, yaitu 15,11 persen, dengan pertumbuhan sebesar 42,05 persen.

Amerika Jadi Tujuan Utama Ekspor, Tiongkok dan Thailand Menyusul

Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar Jakarta selama periode Januari hingga Desember 2025, dengan pangsa mencapai 12,85 persen.

"Komoditas alas kaki menjadi primadona di negara tersebut," ungkap BPS.

Tiongkok menempati urutan kedua dengan pangsa 10,65 persen, diikuti Thailand sebesar 8,24 persen.

"Komoditas ekspor utama ke Tiongkok adalah lemak dan minyak hewan atau nabati yang tumbuh 44,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024," jelasnya.

"Selanjutnya, komoditas utama ke Thailand adalah logam mulia dan perhiasan atau permata yang juga tumbuh sebesar 788,09 persen," pungkas BPS.

Penulis :
Arian Mesa