Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Dewan Energi Nasional Pastikan Stok BBM Nasional Aman dan Minta Masyarakat Tidak Panik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Dewan Energi Nasional Pastikan Stok BBM Nasional Aman dan Minta Masyarakat Tidak Panik
Foto: (Sumber: Carlos Pereira Akui Madura United Tampil Buruk saat Dibantai Persita Tangerang 1-4.)

Pantau - Anggota Dewan Energi Nasional M Kholid Syeirazi menyatakan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak nasional saat ini dalam kondisi mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan energi.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu panik karena Pertamina tetap menjaga pasokan BBM di berbagai wilayah Indonesia.

Kholid menjelaskan cadangan sekitar 20 hari bukan berarti BBM akan habis setelah periode tersebut karena Pertamina terus melakukan stabilisasi stok.

Ia mengatakan, "Untuk itu, masyarakat diminta tenang, tidak panik dan tidak melakukan penimbunan karena justru berdampak buruk terhadap ekonomi."

Tiga Jenis Cadangan Energi Nasional

Kholid menjelaskan terdapat tiga jenis cadangan energi yang dikenal dalam sistem energi nasional.

Tiga jenis cadangan tersebut yaitu cadangan strategis, cadangan penyangga energi, dan cadangan operasional.

Cadangan yang sering disebut sekitar 20 hingga 23 hari merupakan cadangan operasional.

Cadangan operasional tersebut disediakan oleh badan usaha energi seperti Pertamina.

Cadangan operasional bersifat sirkuler sehingga stok yang digunakan akan terus digantikan dengan pasokan baru dari sumber impor maupun produksi.

Sementara cadangan penyangga energi bersifat mandatori dan harus disediakan pemerintah sesuai kemampuan keuangan negara.

Ketentuan mengenai cadangan penyangga energi diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi.

Kholid menegaskan ketersediaan BBM saat ini dipastikan aman termasuk menjelang Idulfitri.

Ia menyebut cadangan Pertalite bahkan mencapai sekitar 28 hari.

Cadangan Pertamax mencapai sekitar 29 hari.

Ketersediaan avtur juga disebut berada dalam kondisi cukup.

Kholid mengatakan, "Jadi saya mengimbau kepada masyarakat tidak perlu panik. Yang disebut sekitar 20 hari itu stok sirkuler. Jadi keluar masuk. Begitu ada barang keluar, ada barang yang masuk."

Stok BBM Terus Digantikan Pasokan Baru

Ia menambahkan Pertamina juga masih memproduksi minyak melalui kegiatan pengeboran dan eksplorasi serta penambahan cadangan energi.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menjelaskan bahwa cadangan sekitar 20 hari merupakan cadangan operasional berupa persediaan yang tersimpan dalam fasilitas penyimpanan.

Ia mengatakan, "Masyarakat tidak perlu khawatir. Karena yang namanya 20 hari, tidak kemudian 20 hari ke depan habis."

Menurut Komaidi, ketika BBM dijual, Pertamina akan kembali mendatangkan pasokan baru untuk menggantikan stok yang berkurang.

Ia menilai cadangan operasional BBM di Indonesia bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lain.

Vietnam misalnya memiliki cadangan operasional sekitar 15 hari.

Laos memiliki cadangan operasional sekitar 10 hari.

Komaidi berharap masyarakat tetap tenang menjelang Idulfitri karena distribusi BBM telah dipersiapkan dengan baik.

Pertamina juga menyiapkan distribusi energi melalui Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri.

Ia menambahkan bahwa stok BBM di berbagai wilayah Indonesia dipastikan aman.

Penulis :
Gerry Eka