
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak generasi muda memperkuat daya saing melalui konsep triple readiness yang mencakup kemampuan teknis, kemampuan lunak, serta kesiapan memahami dinamika pasar kerja global.
Ia mengatakan ketiga aspek tersebut menjadi kunci bagi generasi muda untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat.
"Menghadapi tiga tantangan tersebut, tidak cukup hanya dengan technical skills dan soft skills. Anak muda harus memiliki market entry readiness atau kesiapan dalam memahami dinamika pasar kerja global," ujar Yassierli.
Menurut dia, kesiapan tersebut menjadi semakin penting karena dunia kerja saat ini menghadapi ketidakpastian global, persaingan internasional yang semakin ketat, serta disrupsi teknologi yang terus berkembang.
Dalam kondisi tersebut, generasi muda dituntut lebih adaptif agar tidak tertinggal saat memasuki dunia kerja sekaligus mampu menangkap peluang baru yang muncul dari berbagai perubahan.
Perkembangan Teknologi Ubah Kebutuhan Industri
Yassierli juga menyoroti perkembangan teknologi yang membawa perubahan besar dalam dunia industri.
Otomatisasi dan akal imitasi atau artificial intelligence kini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam proses kerja.
Teknologi tersebut juga telah mengubah cara industri beroperasi dan berkembang.
"Fenomena ini memicu lonjakan kebutuhan akan tenaga kerja berketerampilan tinggi. Perusahaan kini mencari SDM yang tidak hanya mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga mahir merancang, mengelola, dan berkolaborasi dengan sistem AI," kata dia.
Keterampilan Manusia Jadi Kunci Masa Depan
Ia menyebutkan delapan dari sebelas keterampilan inti yang diprediksi sangat dibutuhkan pada tahun 2030 merupakan keterampilan manusia.
Keterampilan tersebut menekankan kemampuan kognitif, sosial, serta pengelolaan diri yang menjadi pembeda penting di tengah percepatan perkembangan teknologi.
Delapan keterampilan tersebut meliputi kepemimpinan dan pengaruh sosial.
- Selain itu berpikir analitis.
- Kemudian berpikir kreatif.
- Ketahanan, fleksibilitas, dan ketangkasan.
- Rasa ingin tahu serta pembelajaran sepanjang hayat.
- Motivasi dan kesadaran diri.
- Empati serta kemampuan mendengarkan secara aktif.
- Serta kemampuan manajemen talenta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







