Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Food & Travel

Kirkstall Abbey, Biara Cistercian dengan Sejarah dan Kegiatan Menarik

Oleh Latisha Asharani
SHARE   :

Kirkstall Abbey, Biara Cistercian dengan Sejarah dan Kegiatan Menarik
Foto: Kirkstall Abbey, Leeds, UK (citydays.com)

Pantau - Didirikan pada tahun 1152, Kirkstall Abbey terletak di tepi utara Sungai Aire, sekitar 5 km dari pusat kota Leeds. Sebagai salah satu biara Cistercian terbaik yang terpelihara di Inggris, Abbey ini berkembang pesat hingga pembubarannya pada masa Raja Henry VIII dalam rangka Dissolution of the Monasteries. Setelah diakuisisi oleh Leeds Corporation pada akhir abad ke-19, reruntuhan Abbey ini dibuka untuk umum, dengan gerbangnya menjadi pusat pengunjung di bawah naungan Leeds Museums & Galleries. Saat ini, Kirkstall Abbey yang terdaftar sebagai bangunan Grade I dan monumen kuno yang dijadwalkan, masih menarik pengunjung dari berbagai penjuru dunia.

Arsitektur Kirkstall Abbey

Kirkstall Abbey adalah contoh arsitektur Cistercian Inggris yang khas, dengan desain yang mirip dengan biara-biara Cistercian lainnya seperti Fountains, Rievaulx, dan Tintern. Struktur gerejanya memiliki chancel pendek, tiga kapel di bagian timur, dan dinding yang solid. Meskipun sederhana, dengan jendela tanpa ornamen dan tidak ada triforium di nave, bangunan ini menampilkan elemen Gothic awal, seperti lengkungan vaulting yang lancip serta jendela dan pintu berbentuk bulat.

Di antara biara dan sungai terdapat kolam ikan, sementara sekitar 80 meter ke arah barat laut terletak sebuah penggilingan. Kolam dan aliran airnya masih terlihat jelas di sekitar area ini.

Baca juga: Menelusuri Reruntuhan St. Mary's Abbey, Jejak Sejarah York yang Memukau

Pendiriannya dan Sejarah Awal

Kirkstall Abbey didirikan pada tahun 1152 oleh Abbot Alexander dengan dukungan dari Henry De Lacy. Pembangunannya selesai sebagian besar antara 1152 dan 1182 di bawah pengawasan Abbot Alexander. Awalnya, biara ini didedikasikan untuk Perawan Maria, sebagai bentuk janji yang dibuat oleh De Lacy untuk berterima kasih atas kesembuhannya dari penyakit berat. Setelah sembuh, De Lacy menyediakan tanah di Barnoldswick, namun para biarawan pindah ke lokasi sekarang di Kirkstall karena kondisi yang tidak mendukung.

Mengikuti rencana arsitektur Cistercian, Kirkstall Abbey memiliki gereja sederhana dengan chancel pendek dan transept, serta kapel di sisi timur, mencerminkan prinsip estetika austere dari ordo Cistercian.

Dissolution dan Perubahan Kepemilikan

Selama hampir empat abad, Kirkstall Abbey menjadi rumah bagi para biarawan Cistercian, yang mengembangkan peternakan domba dan memperoleh keuntungan dari perdagangan wol. Namun, pada tahun 1539, Abbey ini dibubarkan oleh Henry VIII sebagai bagian dari Dissolution of the Monasteries. Setelah itu, kepemilikan Abbey berpindah tangan beberapa kali, yang sering kali menyebabkan pengabaian dan kerusakan lebih lanjut pada struktur biara.

Baca juga: Weston Park Museum, dari Rumah Pribadi Hingga Menjadi Museum Terkenal

Pada tahun 1542, Thomas Cranmer menjadi pemilik baru, tetapi Abbey ini kembali diambil oleh kerajaan setelah eksekusi Cranmer pada tahun 1556. Pada tahun 1584, Sir Robert Savile membeli properti ini, memulai hampir satu abad kepemilikan keluarga Savile. Pada tahun 1671, keluarga Brudenell, Earl of Cardigan, mengambil alih kepemilikan dan banyak batu dari Abbey digunakan untuk pembangunan lokal.

Titik Balik untuk Kirkstall Abbey

Pada abad ke-18, reruntuhan Kirkstall Abbey menarik perhatian seniman Romantis seperti J.M.W. Turner dan John Sell Cotman, serta novelis William Wells Brown yang menyebutnya sebagai "keindahan yang penuh perenungan." Pada tahun 1889, Kolonel John North membeli Abbey ini dan kemudian memberikannya kepada Dewan Kota Leeds, yang melakukan restorasi besar-besaran dan membuka Abbey untuk umum pada tahun 1895.

Museum Abbey House

Di dekat jalan utama terdapat bekas gerbang Abbey yang terdaftar sebagai Grade II, yang baru-baru ini direnovasi dengan biaya £5,5 juta. Gerbang ini kini menjadi tempat Museum Abbey House, yang menyajikan pameran interaktif yang menggambarkan kehidupan sehari-hari para biarawan Cistercian abad ke-12.

Baca juga: Bodleian Old Library, Jejak Sejarah dan Koleksi Berharga di Oxford

Taman dan Kegiatan di Sekitar Kirkstall Abbey

Lahan Abbey yang seluas 7 acre kini menjadi taman publik yang menyelenggarakan berbagai acara sepanjang tahun, termasuk Leeds Shakespeare Festival, Kirkstall Festival, dan konser terbuka Kirkstall Fantasia. Keindahan Abbey menjadikannya lokasi syuting yang populer, seperti untuk acara BBC Three "Frankenstein's Wedding... Live in Leeds" pada tahun 2011 dan serial televisi BBC "Gunpowder" (2017), serta menjadi latar belakang konser musik, termasuk dari band Kaiser Chiefs pada tahun 2011.

Aktivitas Pengunjung di Kirkstall Abbey

Kirkstall Abbey menawarkan lebih dari sekadar melihat reruntuhan kuno. Pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan seperti berlari atau berjalan-jalan dengan anjing di jalur setapak, mengikuti kelompok latihan seperti Kirkstall Bootcamp atau Ladies Running Group, serta memancing di Sungai Aire. Selain itu, tersedia acara seperti bioskop outdoor, pasar kerajinan, workshop, dan konser live. Dekat dengan Abbey, West Leeds Activity Centre menawarkan beragam kegiatan luar ruangan, Timberjacks Leeds menyelenggarakan lemparan kapak, dan Arcade Club Leeds cocok untuk anak-anak.

Dengan kombinasi sejarah, arsitektur, dan aktivitas menarik, Kirkstall Abbey merupakan destinasi wisata yang menarik bagi berbagai kalangan.

Penulis :
Latisha Asharani