Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Teknik Batik Ribuan Tahun di Shanxi Buka Wawasan Mahasiswa Asal Indonesia

Oleh Balian Godfrey
SHARE   :

Teknik Batik Ribuan Tahun di Shanxi Buka Wawasan Mahasiswa Asal Indonesia
Foto: Mahasiswa Indonesia Temukan Koneksi Budaya di China Lewat Batik Tradisional Cao Mu Ran(Sumber: Dokumentasi Istimewah)

Pantau - Harry Kurniawan, mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Provinsi Shanxi, China utara, mengaku terkejut saat mengetahui bahwa teknik pembuatan batik juga telah lama berkembang di China dan memiliki sejarah ribuan tahun.

Untuk membuktikannya, Harry mengunjungi pusat pengalaman batik bernama Cao Mu Ran di Xinzhou, Shanxi, yang berarti “pencelupan warna dengan rumput dan pohon”.

Di pusat tersebut, ia mempelajari perbedaan antara batik Indonesia dan batik China, termasuk teknik pewarnaan alami dan proses lukis menggunakan wax knife yang dicelupkan ke lilin cair.

Pemilik pusat seni, Zhao Hui, langsung mengenali Harry dari pakaian batik Indonesia yang dikenakannya.

Zhao yang pernah mengikuti program pertukaran di negara-negara ASEAN, menjelaskan bahwa masyarakat lokal dulu menggunakan pewarna alami seperti indigo indicum (Lan Dian) sebelum era pewarna kimia.

Motif, Fungsi, dan Filosofi: Batik Jadi Jembatan Antarbudaya

Harry mencatat bahwa batik di Indonesia memiliki fungsi formal, seperti jas dalam budaya Barat, sementara di China batik lebih lazim dikenakan untuk kegiatan santai.

Ia juga menemukan bahwa motif batik China menampilkan simbol Fu (kebahagiaan) dan awan keberuntungan yang mencerminkan nilai-nilai Tionghoa.

Sementara itu, motif batik Indonesia sering kali mengandung unsur kepercayaan dan agama.

Harry turut mencoba teknik membatik di pusat seni tersebut bersama pengunjung lain.

Bagian paling menantang menurutnya adalah mencelup kain ke kendi pewarna biru sambil terus mengaduknya dengan tangan, namun justru itulah bagian yang paling menyenangkan baginya.

Ia menyampaikan rasa hormat kepada leluhur China dan Indonesia atas warisan batik yang sarat makna dan nilai harmoni.

Harry berharap teknik kuno ini terus dilestarikan dan menjadi sarana untuk memperkuat pertukaran budaya antarbangsa.

Penulis :
Balian Godfrey