
Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan kesiapan Ukraina untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia, asalkan Rusia juga melakukan hal yang sama sesuai dengan usulan gencatan senjata dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Usulan Gencatan Senjata Dibahas dalam Pertemuan di Abu Dhabi
Zelenskyy menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan pada hari Jumat.
Topik mengenai penghentian serangan terhadap infrastruktur energi dibahas dalam pembicaraan perdamaian trilateral yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 23–24 Januari.
Pertemuan tersebut merupakan inisiatif pribadi Presiden AS Donald Trump dan melibatkan pihak Amerika Serikat.
Zelenskyy menjelaskan, "Jika Rusia mendengar sinyal dari pihak Amerika dengan cara yang sama seperti yang kami dengar, maka kami pasti akan mendapatkan hasil dan dapat mengevaluasinya," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa belum ada dialog atau kesepakatan langsung antara Ukraina dan Rusia mengenai gencatan senjata ini.
Meski demikian, Ukraina tetap akan "mempertahankan sikap yang sama terhadap langkah-langkah tersebut," ujarnya.
Trump Ajukan Permintaan Langsung kepada Putin
Zelenskyy menyampaikan bahwa Ukraina siap mengambil langkah de-eskalasi demi meredakan ketegangan yang masih berlangsung.
Ia menyebutkan, "Jika Rusia tidak menyerang infrastruktur energi kita… kita juga tidak akan menyerang. Saya pikir ini adalah jawaban yang diharapkan oleh mediator negosiasi, yaitu Amerika Serikat," jelasnya.
Pernyataan Zelenskyy ini muncul setelah Presiden Donald Trump menyatakan dalam rapat kabinet pada Kamis (29/1) bahwa ia "secara pribadi meminta" Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menyerang Kiev dan kota-kota lainnya di Ukraina.
Trump menyebut permintaan itu disampaikan di tengah kondisi cuaca yang "sangat dingin".
Dalam pidato video malam harinya, Zelenskyy menekankan bahwa "situasi malam ini dan selama beberapa hari ke depan" akan "menunjukkan bagaimana keadaan sebenarnya".
Sampai saat ini, otoritas Rusia belum memberikan tanggapan resmi terhadap inisiatif gencatan senjata energi ini.
- Penulis :
- Leon Weldrick








