Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Sara Duterte Resmi Umumkan Pencalonan Presiden Filipina 2028 dalam Konferensi Pers Perdana

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Sara Duterte Resmi Umumkan Pencalonan Presiden Filipina 2028 dalam Konferensi Pers Perdana
Foto: Wakil Presiden Filipina Sara Duterte berbicara saat konferensi pers di Kota Mandaluyong, Filipina, 7 Februari 2025 (sumber: Xinhua)

Pantau - Wakil Presiden Filipina Sara Duterte resmi mengumumkan pencalonannya sebagai presiden pada Pemilu 2028 dalam konferensi pers yang digelar Rabu, 18 Februari 2026 pukul 16.04 WIB.

Pengumuman tersebut menjadi momen pertama Sara Duterte secara terbuka menyatakan rencananya maju sebagai calon presiden Filipina pada pemilu 2028.

Ia menjadi tokoh pertama yang secara resmi mengonfirmasi pencalonan dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.

Sara Duterte yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Filipina menyampaikan langsung pernyataan itu di hadapan awak media.

Dalam konferensi pers tersebut, ia menegaskan fokus utama kampanyenya akan diarahkan pada penguatan institusi keluarga di Filipina.

"Saya ingin memastikan bahwa keluarga Filipina menjadi pusat dari setiap kebijakan pemerintah," ungkapnya.

Selain itu, ia menyatakan kampanyenya juga akan mendorong nilai-nilai berbasis kepercayaan sebagai fondasi pembangunan nasional.

"Kita harus memperkuat nilai-nilai berbasis kepercayaan dalam membangun bangsa yang lebih kuat," ia mengungkapkan.

Fokus Kampanye pada Keluarga dan Nilai Kepercayaan

Sara Duterte menegaskan bahwa pendekatan kebijakan yang diusungnya akan menempatkan keluarga sebagai pilar utama stabilitas sosial dan ekonomi.

Ia juga berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya berkomitmen memastikan pemerintahan yang responsif dan benar-benar melayani rakyat," tegasnya.

Sara Duterte merupakan putri dari mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang sebelumnya memimpin negara tersebut.

Dengan latar belakang politik keluarga yang kuat, pencalonannya diperkirakan akan menjadi sorotan dalam dinamika politik Filipina menjelang Pemilu 2028.

Penulis :
Shila Glorya