
Pantau - Uni Eropa menyatakan belum siap mengirim kapal untuk menjamin keamanan di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, pada Senin (16/3).
Kallas menegaskan bahwa konflik yang terjadi saat ini tidak melibatkan Eropa secara langsung.
Ia mengungkapkan, "Ini bukan perang Eropa, sehingga kami tidak melihat keterlibatan langsung sebagai langkah yang tepat."
Uni Eropa saat ini diketahui tengah menjalankan operasi militer bernama ASPIDES di kawasan Laut Merah.
Operasi tersebut dinilai masih kekurangan aset angkatan laut sehingga belum dapat diperluas cakupannya.
Kallas menyatakan, "Operasi ASPIDES masih membutuhkan penguatan armada sebelum mempertimbangkan perluasan wilayah tugas."
Usulan untuk memperluas mandat operasi hingga mencakup Selat Hormuz, termasuk wilayah di utara garis Muscat, tidak mendapat dukungan dari negara-negara anggota.
Negara-negara anggota Uni Eropa disebut enggan terlibat lebih jauh dalam konflik yang sedang berlangsung.
Kekhawatiran terhadap hasil akhir konflik juga menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan negara-negara pengimpor minyak untuk ikut menjaga keamanan Selat Hormuz.
Seruan itu disampaikan pada Sabtu (14/3) melalui media sosial Truth Social.
Trump mengatakan, "Negara-negara yang bergantung pada pasokan minyak dari Selat Hormuz harus turut bertanggung jawab menjaga jalur tersebut."
Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat siap memberikan bantuan dalam jumlah besar untuk mendukung upaya pengamanan.
Trump menambahkan, "Kami akan berkoordinasi dengan negara-negara terkait agar proses berjalan cepat, lancar, dan efektif."
Situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian global karena kawasan tersebut merupakan jalur vital distribusi minyak dunia.
Ketegangan di wilayah itu terus meningkat seiring eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
- Penulis :
- Aditya Yohan








