
Pantau - Semua nabi utusan Allah SWT pasti memiliki keistimewaan masing-masing sesuai dengan apa yang diberikan-Nya. Salah satunya adalah Nabi Ilyasa AS dari 25 nabi dan rasul lainnya, Nabi Ilyasa AS adalah anak angkat dari Nabi Ilyas AS yang sekaligus juga menjadi penerusnya.
Ilyasa AS ada digaris keturunan yang serupa dengan Harun, Musa dan Ilyas yang juga merupakan rasul dari kalangan Bani Israil.
Salah satu mukjizatnya ada didalam kitab Taurat yaitu menghidupkan orang kembali walaupun telah meninggal. Didalam Al-Qur`an namanya disebutkan sebanyak 2 kali.
Nabi Ilyasa selalu mengikuti kemanapun sang ayah berdakwah, Ilyasa AS tak pernah lepas dari Nabi Ilyas AS dan dari situlah Ilyas AS sudah menggangap Ilyasa AS sebagai anaknya sendiri karena mereka juga telah melewati berbagai rintangan bersama selama berdakwah.
Baca juga: Alasan Mengapa Harus Mengucapkan Salam saat Memasuki Rumah Kosong Menurut Islam
Dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang nabi dan rasul, Nabi Ilyasa AS diberikan ilham oleh Allah SWT dengan beberapa mukjizat dan keistimewaan.
Dilansir dari IDNTimes.com, berikut 5 mukjizat Nabi Ilyasa AS.
1. Mendoakan Perempuan Agar dikaruniai Seorang Anak
Pada salah satu kisahnya, di desa Sunem, Israel, terdapat pasangan suami istri yang sangat kaya raya yang sangat menghormati Nabi Ilyasa AS. Mereka juga sering membuatkan kamar dan menjamu Ilyasa AS jika beliau sedang berkunjung ke desa tersebut dan menginap disana.
Suatu hari sang istri bercerita kepada Nabi Ilyasa AS soal dirinya yang susah memiliki keturunan dan tak kujung hamil. Karena hal itulah Ilyasa AS memanjatkan doa yang tulus dan ikhlas kepada Allah SWT untuk perempuan itu agar bisa hamil dan diberikan keturunan. Tak berselang lama, hanya dalam waktu satu tahun perempuan dari desa Sunem itu sudah hamil dan dikaruniai anak laki-laki.
2. Sanggup Memurnikan Sumber Mata Air
Pada saat itu, ada penduduk di kota Yerikho, kota yang dekat dengan sungai Yordan memprotes kareana mereka mengalami sumber mata air yang bermasalahnya, airnya menjadi kotor dan keruh hingga membuat wanita hamil yang mengkonsumsinya mengalami keguguran.
Baca juga: Cara Menyayangi Anak Yatim Sesuai Ajaran Islam: Membangun Kasih Sayang dan Kepedulian
Hal itu sudah sampai ke telinga Nabi Ilyasa AS, beliau segera melancarkan aksinya pada sumber mata air itu dengan melempar garam kedalamnya. Mujizatnya adalah dengan izin dari Allah SWT, tindakan yang dilakukan Nabi Ilyasa AS berhasil memurnikan dan mengembalikan kemurnian sumber mata air tersebut sehingga bisa penduduk Yerikho bisa mengkonsumsinya lagi.
3. Membantu Seorang Janda Melunasi Hutangnya Menggunakan Minyak Zaitun
Dikisahkan ada seorang janda yang terlilit utang, jika ia tidak segera melunasi utangnya maka anak-anaknya akan dijadikan budak. Saat itu janda tersebut tidak memiliki harta apa-apa selain sebotol minyak zaitun yang juga tidak dapat melunasi hutangnya.
Nabi Ilyasa A. S yang mengetahui hal tersebut pun meminta seorang janda itu untuk mencari botol botol kosong, kemudian Nabi Ilyasa A. S mengisi botol-botol tersebut dengan minyak zaitun milikny hingga janda tersebut dapat melunasi hutangnya.
4. Mampu Mengetahui Hal yang Akan Terjadi
Pada saat itu, sedang terjadi perang antara Kerajaan Samaria dan Kerajaan Aram. Nabi Ilyasa A. S saat itu membeberkan rahasia strategi pihak Aram kepada Raja Samaria, Raja Aram yang marah pun memerintahkan pasukannya untuk menangkap nabi Ilyasa A. S, namun atas izin Allah SWT pasukan Aram pun menjadi buta, Nabi Ilyasa A. S pun menuntun pasukan Aram ke wilayah Samaria. Raja Samaria yang semula ingin membunuh pasukan Aram tersebut pun mengurungkan niatnya dan memulangkan mereka ke Aram karena Permintaan nabi Ilyasa A. S.
Baca juga: Pasukan Panji Hitam dari Timur dalam Eskatologi Islam: Simbol Perjuangan dan Keadilan Akhir Zaman
Kesal karena hal tersebut, Raja Aram memerintahkan pasukan yang lebih besar untuk mengepung Kerajaan Samaria hingga terjadi kelaparan hebat dan krisis pangan di wilayah Samaria. Raja Samaria pun menyalahkan Nabi Ilyasa A. S akan hal ini, setelah itu Nabi Ilyaasa A. S pun mengatakan kepada pelayan Raja Samaria bahwa sebentar lagi harga gandum sebagai bahan pokok akan melimpah dan menjadi murah, namun pelayan tersebut tidak percaya dan bersumpah tidak akan ikut menikmati gandum tersebut jika benar terjadi.
Sementara itu, pasukan Aram yang sedang mengepung Samaria mendengar deru pasukan dan menyangka bahwa itu adalah bala bantuan untuk Samaria hingga akhirnya pasukan Aram pun mundur kembali ke Aram meninggalkan gandum, bahan makanan hingga hewan ternak mereka di Samaria. Penduduk Samaria pun berbondong-bondong mengambil bahan makanan dan hewan ternak yang ditinggalkan pasukan Aram, sedangkan pelayan raja yang tidak percaya itu pun mati terinjak injak warga yang sedang menjarah.
Keistimewaan Nabi Ilyasa A. S ini sudah dituliskan dalam Q. S. Al-An'am ayat 86 sebagai orang yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT. Dalam ayat itu Nabil Ilyasa A. S disebut sebagai Alyasa.
"Dan Ismail, Alyasa, dan Luth. Masing-Masing kami lebihkan (derajatnya) di atas umat lain (pada masanya)," Q. S. Al-An'am:86
Keistimewaan dan mukjizat Nabi Ilyasa A. S ini bisa kita teladani dan pahami untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT.
Baca juga: Doa dalam Agama Islam untuk Mempermudah Mendapatkan Pekerjaan
5. Menyembuhkan Panglima Kerajaan dari Penyakit Kusta
Saat itu seorang panglima Kerajaan Aram bernama Naaman, meminta agar Nabi Ilyasa A. S berdoa agar dirinya sembuh dari penyakit kusta yang dideritanya. Nabi Ilyasa A. S pun mendoakannya dan menyuruhnya untuk mandi di sungai Yordan sebanyal tujuh kali.
Setelah mengikuti permintaan dari Nabi Ilyasa A. S dan atas izin Allah SWT, Naaman pun sembuh dari penykit kusta yang dideritanya. Saat akan diberi hadiah Nabi Ilyasa A. S justru menolak hadiah yang akan diberikan, setelah itu Naaman pun berjannji akan menyembah Allah SWT karena sudah sembuh dari penyakitnya.
Namun seorang pelayan Nabi Ilyasa A. S, Gehazi, justru berbohong pada Naaman bahwa Nabi Ilyasa A. S meminta imbalan, padahal Nbai Ilyasa A. S tidak meminta imbalan sama sekali. Akibat dari perbuatannya, Gehazi pun terkena penyakit kusta, imbas dari perbuatanny yang kemudian dibalas oleh Allah SWT.
Demikian mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ilyasa AS yang sangat berguna bagi para pengikutnya. Sikap mulia beliau patut kita contoh dalam kehidupan sehari-hari agar terus diberikan keberkahan oleh Allah SWT dan mendapatkan banyak hal-hal baik lainnya.
Laporan: Siti Nazwa Aprilia dan Nadiya Eva Amalia
- Penulis :
- Latisha Asharani




