
Pantau.com - Menteri Sosial Idrus Marham kembali diperiksa KPK terkait kasus suap proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Politisi Golkar yang juga merupakan teman dekat tersangka Eni Saragih itu tiba di Gedung KPK pada Pukul 10.00 WIB..
"Sesuai dengan janji saya kepada penyidik saya akan hadir di pemeriksaan dalam rangka untuk melanjutkan apa-apa yang ditanyakan penyidik kepada saya," ujar Idrus saat tiba di Gedung KPK, Kamis (26/7/2018).
Sebelumnya pada Kamis,19 Juli 2018, Idrus telah diperiksa selama 11 jam oleh KPK terkait kasus yang sama. Namun karena masih ada beberapa hal yang belum lengkap, penyidik pun kembali memeriksa mantan Sekjen Golkar itu.
"Karena pada saat itu masih ada yang harus dikonfirmasi kepada saya. Apa-apa materi nanti saya jelaskan setelah pemeriksaan," ucapnya.
Baca juga: Menguak Kedekatan Idrus Marham dengan Tersangka Eni Saragih
Sebelumnya, Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan penyidik masih akan mendalami terkait pertemuan antara Idrus dengan Wakil Komisi VII DPR Eni Saragih yang menjadi tersangka dalam kasus ini.
"Setelah kami dalami lebih lanjut itu ada yang perlu kami dalami lebih lanjut. Kita juga mendalami tentang apa yang dibicarakan apakah itu dalam konteks resmi kedinasan atau ada pertemuan lain tentang proyek PLTU Riau-1," kata Febri di KPK, Kamis (26/7/2018).
Diketahui, KPK menangkap tangan Eni Saragih pada Jumat, 13 Juli 2018 lalu di Kediaman Idrus. Kepada KPK, Idrus mengaku memang telah mengenal lama sosok Eni maupun Johanes.
- Penulis :
- Dera Endah Nirani









