Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lapor SPT Masih Datangi Kantor, Jokowi Minta Ditjen Pajak Tingkatkan Pelayanan Pelaporan

Oleh Ahmad Ryansyah
SHARE   :

Lapor SPT Masih Datangi Kantor, Jokowi Minta Ditjen Pajak Tingkatkan Pelayanan Pelaporan
Pantau – Presiden Joko Widodo (Jokowi) heran masih banyak masyarakat yang menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan secara offline di kantor Pajak. Sebab itu, Jokowi meminta Dirjen Pajak Suryo Utomo agar meningkatkan pelayanan.

"Presiden juga mengingatkan batas akhir penyerahan SPT, dan juga mengingatkan Dirjen Pajak untuk meningkatkan pelayanan kepada WP," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, kepada wartawan, Kamis (9/3/2023).

Bey mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan setiap tahun selalu meminta kepada Jokowi untuk menyosialisasikan penyerahan SPT. Jokowi ingin tahun ini menjadi sesuatu yang berbeda.

"Kalau biasanya Presiden mengisi SPT secara elektronik di Istana Merdeka Jakarta, tahun ini mengunjungi KPP Pratama Surakarta untuk melihat langsung aktivitas di kantor Pajak jelang 31 Maret 2023. Presiden ingin tahu juga kenapa masih ada masyarakat yg mengurus SPT ke kantor pajak, bukan secara elektronik," lanjut Bey.

"Ternyata ada yang lupa password, atau ada yang tidak yakin dengan perhitungannya sehingga merasa perlu menanyakan perhitungan pajak, dan sebagainya," imbuh Bey.

Diketahui, Jokowi mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solo. Jokowi terkejut saat melihat melihat antrean di kantor pajak itu.

"Sore hari ini saya datang ke KPP Surakarta untuk mengecek secara langsung penyampaian SPT tahun 2023 ini. Saya kaget antrean masih banyak, padahal kita kan bisa online dari rumah," kata Jokowi kepada wartawan di KPP Pratama Solo, Kamis (9/3).

Jokowi mengungkapkan, para wajib pajak ingin memastikan bahwa data yang diisi sudah benar sehingga mereka datang langsung ke lokasi.

"Ternyata memang wajib pajak ingin memastikan bahwa yang diisi betul, karena kurang yakin dibawa ke sini, ditanyakan, baru dibayar," jelasnya.

Hadir bersama Jokowi dalam kunjungan itu Menkeu Sri Mulyani, Seskab Pramono Anung, dan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa.
Penulis :
Ahmad Ryansyah