Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gedung DPRD NTB Habis Dibakar dan Dijarah Massa, Seluruh Dokumen dan Aset Tak Tersisa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gedung DPRD NTB Habis Dibakar dan Dijarah Massa, Seluruh Dokumen dan Aset Tak Tersisa
Foto: (Sumber: Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Baiq Isvie Rupaeda dikonfirmasi wartawan usai pertemuan dengan Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah elemen masyarakat di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Sabtu (30/8/2025) malam. ANTARA/Nur Imansyah.)

Pantau - Seluruh dokumen dan aset di Gedung DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan habis terbakar dan dijarah massa dalam unjuk rasa yang berlangsung pada Sabtu siang, 30 Agustus 2025.

Tidak Ada yang Bisa Diselamatkan, DPRD Pindah ke Tenda Darurat

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, membenarkan bahwa seluruh isi gedung tidak dapat diselamatkan akibat amukan massa.

"Tidak ada yang bisa diselamatkan, semua hancur, semua habis," ungkapnya.

Ia menyatakan belum dapat menaksir nilai kerugian secara pasti karena seluruh aset dan gedung merupakan milik Pemerintah Provinsi NTB.

"Kalau kerugian, kami belum tahu ya karena gedung dan aset itu merupakan milik pemerintah provinsi," jelasnya.

Meski kehilangan kantor, Isvie memastikan bahwa fungsi dan kinerja lembaga legislatif tetap berjalan.

"Kinerja dan kerja DPRD harus tetap berjalan, kami perlu kantor, kami perlu sekretariat, meskipun kecil untuk menjalankan tugas-tugas kedewanan. Insyaallah semua akan berjalan dengan baik," ujarnya.

Untuk sementara, DPRD NTB akan berkantor di tenda darurat yang dipasang di halaman gedung.

Sementara untuk sidang paripurna, DPRD akan meminjam Gedung Sangkareang di Kompleks Kantor Gubernur NTB.

"Sementara kami buat tenda untuk sekretariat. Tapi, kalau untuk paripurna, kami pinjam Gedung Sangkareang yang berada di Kantor Gubernur NTB. Setiap hari kami berharap akan pakai tenda saja dulu," tambah Isvie.

Dua Gedung Dibakar, Massa Hancurkan dan Jarah Fasilitas DPRD

Aksi unjuk rasa pada Sabtu siang berujung ricuh hingga menyebabkan pembakaran dua bangunan utama.

Gedung utama DPRD yang biasa digunakan untuk rapat dan sidang paripurna ludes terbakar.

Begitu pula gedung Sekretariat DPRD, tempat para ASN dan karyawan bekerja, juga turut dibakar dan dijarah.

Sejumlah bagian gedung tampak porak-poranda akibat pengrusakan yang dilakukan massa.

Kerusakan parah pada fasilitas tersebut menyebabkan seluruh kegiatan administrasi DPRD lumpuh total.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf