Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kunjungan ke KRI Imam Bonjol-383 di Natuna Bangkitkan Semangat Maritim Pelajar dan Warga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kunjungan ke KRI Imam Bonjol-383 di Natuna Bangkitkan Semangat Maritim Pelajar dan Warga
Foto: (Sumber: Pelajar saat mencoba menggunakan peralatan tempur di KRI Imam Bonjol-383 di Natuna, Kepri, pada Sabtu (6/12/2025). ANTARA/Muhamad Nurman)

Pantau - Suasana Markas Komando Lanal Ranai, Natuna, tampak semarak pada Sabtu pertama Desember meski cuaca mendung dan hujan rintik, saat ratusan pelajar mengikuti kunjungan ke KRI Imam Bonjol-383 dalam rangka peringatan Hari Armada RI.

Pelajar dari berbagai jenjang sekolah di Bunguran Timur dan Bunguran Timur Laut, mulai dari siswa SMP, SMA, hingga SMK, serta masyarakat umum, antusias memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan edukatif ini.

Kapal Perang TNI AL Jadi Magnet Minat dan Rasa Ingin Tahu Generasi Muda

Tujuan kunjungan adalah dermaga Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, lokasi di mana KRI Imam Bonjol-383 bersandar.

Lanal Ranai menyediakan dua bus untuk pelajar putri dan perempuan dewasa, serta dua truk (lori) untuk pelajar putra guna menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam.

Meski jarak cukup jauh dan diguyur hujan, semangat para pelajar tetap tinggi.

Di sepanjang perjalanan, mereka menikmati pemandangan perbukitan dan pantai, sebelum akhirnya tiba dan menyaksikan langsung sosok gagah kapal perang yang menjadi kebanggaan TNI AL.

Setibanya di dermaga, perhatian mereka langsung tertuju pada KRI Imam Bonjol-383 yang dihiasi bendera dan perlengkapan tempur.

Sebagian besar pelajar mengaku baru pertama kali melihat kapal perang secara langsung.

Sekitar 50 anak SD dan SMP dari wilayah sekitar juga ikut serta dalam antrian untuk naik ke atas kapal.

Dari Geladak ke Ruang Kendali, Pelajar Diperkenalkan Dunia TNI AL

Para prajurit TNI AL menyambut peserta dengan ramah, membagi mereka ke dalam kelompok dan memberikan panduan keliling kapal.

Di geladak utama, mereka menjelaskan fungsi berbagai bagian kapal dan memamerkan meriam utama serta alat tempur lain yang dapat disentuh pelajar di bawah pengawasan.

Kunjungan berlanjut ke ruang kendali, di mana pelajar diperkenalkan pada radar, alat komunikasi, dan sistem navigasi kapal.

Komandan KRI Imam Bonjol-383, Letkol Laut (P) Rayindra Asmara, menjelaskan kemampuan kapal dalam memburu kapal selam dan menjaga kedaulatan perairan Natuna.

Para pelajar menyimak dengan antusias, termasuk penjelasan tentang operasi-operasi TNI AL di wilayah perbatasan dan kehidupan para prajurit di laut.

Salah satu siswa SD bahkan berkomentar, "Semoga nanti ada kesempatan untuk jadi TNI Angkatan Laut," usai melihat demonstrasi peralatan tempur.

Menanamkan Cinta Laut dan Semangat Bela Negara Sejak Dini

Kegiatan open ship ini digelar untuk mendekatkan TNI AL dengan masyarakat, khususnya generasi muda daerah maritim seperti Natuna.

TNI AL berharap kunjungan seperti ini bisa menumbuhkan minat anak-anak Natuna untuk menjadi prajurit laut di masa depan.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menanamkan semangat kemaritiman dan cinta tanah air sejak usia dini.

"Saat ini sudah ada putra Natuna yang menjadi prajurit TNI AL, tapi ke depan dibutuhkan lebih banyak generasi muda dari wilayah perbatasan untuk ikut menjaga laut Indonesia," ungkapnya.

Sebelum kegiatan berakhir, pelajar diberi kesempatan untuk berfoto di geladak kapal, sambil memegang perlengkapan militer tertentu di bawah arahan prajurit.

Banyak dari mereka mengaku bahwa ini merupakan pengalaman paling berkesan dalam hidup mereka.

Dalam perjalanan pulang, mereka terus membahas bagian favorit kunjungan, seperti meriam kapal, ruang kendali, dan mimpi menjadi bagian dari TNI AL.

TNI AL menilai kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang untuk menanamkan kecintaan terhadap laut dan membina calon penjaga kedaulatan negara di masa depan.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Gerry Eka