Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wapres Gibran Pastikan Pembangunan Hunian dan Infrastruktur untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatera

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Wapres Gibran Pastikan Pembangunan Hunian dan Infrastruktur untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatera
Foto: (Sumber: Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kiri) dan Bupati Tapanuli Tengah Jonius TP Hutabarat (kanan) di lokasi pengungsian HKBP Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (22/12/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut.)

Pantau - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa pemerintah akan segera membangun hunian tetap bagi korban bencana hidrometeorologi di tiga provinsi Sumatera: Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Selain itu, pemerintah juga akan memperbaiki infrastruktur yang terdampak, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.

"Rumah yang rusak akan dibangunkan kembali oleh Pak Presiden, Pak Gubernur, Pak Bupati. Tadi sudah pastikan lokasinya masih satu kecamatan, termasuk juga infrastruktur," kata Gibran saat mengunjungi lokasi pengungsian di Gereja HKBP Sibalanga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin.

Kerusakan Luas dan Komitmen Pemerintah Pusat

Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 mengakibatkan kerusakan signifikan di sejumlah wilayah, khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara.

Gibran merinci dampak kerusakan yang terjadi, antara lain:

58 ruas jalan

18 jembatan

770 unit rumah

28 unit sumber daya air

3 gedung PAUD

10 sekolah dasar (SD)

3 sekolah menengah pertama (SMP)

Pemerintah juga memastikan ketersediaan logistik bagi warga terdampak di ketiga provinsi, serta komitmen untuk memulihkan lahan pertanian dan perkebunan.

"Infrastruktur, lahan pertanian, dan perkebunan akan kita bangun lagi," tegas Gibran.

Prioritaskan Kelompok Rentan dan Perbaiki Akses Desa

Wapres juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui.

"Pak Bupati, Pak Gubernur, karena di sini banyak anak-anak dan lansia, ibu hamil, ibu menyusui. Tolong diprioritaskan, makanannya, kesehatannya, obat-obatannya, tidak boleh sampai kurang," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat melaporkan bahwa sejumlah akses jalan dari desa ke kecamatan masih sulit dilalui akibat kerusakan pascabencana.

"Kalau jalan nasional sudah terkoneksi, tetapi akses desa ke kecamatan masih ada yang terputus. Kalaupun bisa harus memutar dulu ke Tapteng, Barus, dan itu cukup jauh," ujar Jonius.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini menghambat aktivitas warga, termasuk distribusi hasil panen seperti durian, yang sedang memasuki musim.

"Tujuh desa aksesnya masih sulit. Warga kesulitan menjual hasil pertanian karena jalur distribusi tidak lancar," tambahnya.

Penulis :
Gerry Eka