Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

BSI dan BUMN Bangun 600 Huntara untuk Korban Bencana di Sumatra, Target Selesai 8 Januari 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BSI dan BUMN Bangun 600 Huntara untuk Korban Bencana di Sumatra, Target Selesai 8 Januari 2026
Foto: (Sumber: Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) didampingi Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani (kiri kedua), Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria (kiri pertama), Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri ketiga) saat berbincang dengan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kanan kedua) pada kunjungannya ke lokasi pembangunan rumah hunian sementara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026). ANTARA/HO-BSI.)

Pantau - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama sejumlah BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia tengah membangun 600 unit hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di wilayah Sumatra. Proyek tahap pertama ini ditargetkan rampung pada 8 Januari 2026.

Huntara Dilengkapi Fasilitas Lengkap dan Standar Layak Huni

Hunian sementara yang dibangun tidak hanya memberikan tempat tinggal, tetapi juga dirancang memenuhi standar layak, aman, nyaman, dan bermartabat.

Setiap unit huntara dilengkapi dengan akses air bersih, sistem drainase, serta listrik dan Wi-Fi gratis bagi penghuni.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa BSI turut berkontribusi sebesar 15 persen dari total pembangunan tahap awal.

"Hunian ini bukan hanya soal atap, tapi tempat yang memungkinkan masyarakat kembali hidup produktif," ungkapnya.

Target 15.000 Unit Huntara dalam Tiga Bulan, BUMN Fokus pada Pemulihan Terpadu

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyebut progres pembangunan di hari pertama tahun baru 2026 sebagai wujud komitmen kuat BUMN terhadap pemulihan daerah terdampak bencana.

COO Danantara, Dony Oskaria, menambahkan bahwa kunci keberhasilan proyek ini terletak pada koordinasi erat antara BUMN pelaksana, pemerintah daerah, dan kementerian terkait, mengingat waktu pengerjaan yang terbatas.

Danantara dan BP BUMN menargetkan pembangunan total 15.000 unit huntara dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan ke depan.

BSI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga masyarakat benar-benar pulih dari dampak bencana.

BSI Juga Salurkan Bantuan Logistik dan Layanan Kemanusiaan

Selain pembangunan huntara, BSI juga telah menyalurkan lebih dari 140 ton logistik, mendirikan posko kesehatan, dapur umum, serta menyediakan layanan trauma healing untuk anak-anak terdampak.

BSI memastikan seluruh layanan perbankan di Aceh telah beroperasi normal sejak 30 Desember 2025.

Dalam aspek ekonomi, BSI juga menjalankan restrukturisasi pembiayaan untuk nasabah terdampak guna meringankan beban ekonomi mereka pascabencana.

Penulis :
Gerry Eka