
Pantau - Indonesia dipastikan akan menjadi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berperan langsung dalam menangani persoalan HAM global, termasuk isu yang terjadi di Venezuela.
Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama dalam sejarah 80 tahun berdirinya lembaga multilateral tersebut, Indonesia dipercaya untuk menduduki posisi strategis sebagai pemimpin sidang Dewan HAM PBB.
Pigai menyebut bahwa keterlibatan Indonesia dalam isu Venezuela menunjukkan besarnya kepercayaan dunia terhadap kualitas diplomasi Indonesia di bidang HAM.
"Besok yang Venezuela nanti putra Indonesia yang akan menangani Venezuela," ungkapnya saat memberikan keterangan di Gedung Kementerian HAM, Jakarta, Selasa.
Indonesia Resmi Jadi Nominasi dari Asia-Pasifik
Penunjukan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB bermula dari pencalonan resmi oleh kelompok negara Asia-Pasifik.
Indonesia telah dipilih oleh anggota kelompok tersebut sebagai nominasi untuk masa jabatan tahun 2026, sebagaimana disampaikan Kementerian Luar Negeri RI melalui pernyataan tertulis yang dikonfirmasi pada Rabu.
Penetapan resmi atas nominasi Indonesia akan dilakukan pada Pertemuan Dewan HAM PBB yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026.
"Penetapan ini mencerminkan kepercayaan negara-negara di kawasan Asia Pasifik terhadap peran dan kepemimpinan Indonesia dalam memajukan agenda HAM di tingkat global," ujar Kemlu RI.
Pigai menambahkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari keberadaan Kementerian HAM yang memungkinkan Indonesia untuk bisa menjadi nominasi.
Ia menyatakan bahwa pencapaian ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan memang telah diniatkan dan dirancang sejak awal.
Komitmen Indonesia dalam Kepemimpinan Global
Apabila resmi ditetapkan, Indonesia berkomitmen untuk memimpin jalannya sidang serta proses internal Dewan HAM secara objektif, inklusif, dan berimbang.
Pigai menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan lompatan luar biasa dalam diplomasi internasional dan menjadi momen penting dalam sejarah peran Indonesia di PBB.
- Penulis :
- Shila Glorya








