
Pantau - Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani kapal penumpang KM BIMA yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu Selatan.
Gangguan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB ketika mesin kapal mengalami kerusakan pada bagian gearbox sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Informasi mengenai gangguan kapal tersebut kemudian diterima oleh Ditpolairud Polda Metro Jaya.
Kombes Pol Mustofa menyampaikan “Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi,” ungkapnya.
Ditpolairud mengerahkan kapal patroli wilayah barat yakni KP VII 3003, KP VII 2008, dan KP VII 2006 untuk melakukan pengecekan lokasi dan pemberian bantuan.
Selain itu, Ditpolairud juga berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem guna mempercepat proses penanganan dan pengamanan.
Kombes Pol Mustofa menegaskan “Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman,” katanya.
KM BIMA kemudian mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem.
Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat hingga kapal berhasil sandar dengan aman di dermaga.
Personel Ditpolairud turut membantu proses evakuasi dan melakukan pendataan penumpang sesuai manifest kapal.
KM BIMA diketahui membawa 37 orang penumpang dan empat orang kru kapal.
Seluruh penumpang dan kru dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa adanya korban jiwa.
Kombes Pol Mustofa menyatakan “Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman, tidak ada korban dalam peristiwa ini dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ditpolairud Polda Metro Jaya menegaskan kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjamin keselamatan pelayaran masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan







