
Pantau - Pemerintah Indonesia dijadwalkan akan melakukan peresmian awal atau groundbreaking terhadap enam proyek hilirisasi pada akhir Januari 2026.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sektor riil dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara mendasar.
"Di akhir bulan ini rencananya akan ada kurang lebih enam proyek hilirisasi yang akan dilakukan groundbreaking," ungkapnya.
Kalimantan Barat Jadi Salah Satu Lokasi Proyek
Prasetyo menambahkan, Kalimantan Barat menjadi salah satu wilayah yang terlibat dalam pelaksanaan proyek hilirisasi tersebut.
"Kalimantan Barat itu juga, ya salah satunya. Jadi, ada enam proyek. Mohon doa restunya supaya selebihnya masih ada kurang lebih 12 lagi bisa pada bulan Februari, paling lambat pada bulan Maret semuanya sudah bisa kita mulai," ia mengungkapkan.
Selain enam proyek tersebut, pemerintah juga menargetkan untuk meresmikan sekitar 12 proyek hilirisasi tambahan pada bulan Februari 2026.
Proyek Strategis Danantara Indonesia Segera Dimulai
Sementara itu, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia, Rosan Roeslani, turut menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memulai groundbreaking sejumlah proyek strategis pada Februari 2026.
"Itu ada bauksit, aluminium di Balikpapan, kemudian ada bioavtur, kemudian ada refinery juga. Kemudian ada (budidaya) unggas di lima tempat," jelas Rosan.
Lebih lanjut, Rosan juga menyebutkan bahwa proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether kemungkinan akan mulai dibangun pada bulan yang sama.
- Penulis :
- Leon Weldrick







