Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Delegasi WHO Kunjungi RSKD IA Pertiwi Makassar, Tinjau Layanan Kesehatan Anak dalam Rangka APEC 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Delegasi WHO Kunjungi RSKD IA Pertiwi Makassar, Tinjau Layanan Kesehatan Anak dalam Rangka APEC 2026
Foto: (Sumber: Rombongan WHO berfoto bersama dengan manajemen RSKD IA Pertiwi di Makassar. ANTARA/HO-Pemprov Sulsel)

Pantau - Sejumlah delegasi internasional dari World Health Organization (WHO) melakukan kunjungan lapangan ke Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak (RSKD IA) Pertiwi Makassar untuk mengecek kesiapan layanan kesehatan sebagai bagian dari kegiatan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Child Health Workshop (ACHW) 2026.

Direktur RSKD IA Pertiwi Makassar, Rivayanti Nawawi, menyebut kunjungan tersebut merupakan bagian dari hari ketiga rangkaian workshop bertema Workshop on Managing Child Health for Healthcare Workforce.

“Kunjungan ke RSKD IA Pertiwi ini memberikan gambaran nyata bagi para delegasi mengenai implementasi layanan kesehatan di daerah kami. Ada dari India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujar Rivayanti.

Fokus Turunkan Angka Kematian Bayi dan Tinjau SDM Kesehatan

RSKD IA Pertiwi menjadi lokasi terpilih karena perannya yang strategis dalam mendukung upaya penurunan angka kematian bayi (AKB), yang merupakan salah satu fokus utama kolaborasi APEC di bidang kesehatan anak.

Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan praktis kepada para delegasi mengenai sistem pelayanan kesehatan serta pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan, khususnya dalam layanan ibu, bayi, dan anak.

Hasil kunjungan diharapkan memperkaya diskusi dalam APEC Child Health Workshop dan mendukung agenda Health Labour Market Analysis (Analisis Pasar Tenaga Kesehatan) Indonesia.

Didampingi Tim Poltekkes Kemenkes, Dukung Kerja Sama Internasional

Selama kunjungan, delegasi WHO turut didampingi oleh tim dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar.

Workshop ACHW 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 Januari 2026, dan diikuti oleh pakar kesehatan dari sejumlah negara seperti Vietnam, Chinese Taipei, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam kerja sama kesehatan internasional, serta mendorong adopsi rekomendasi global untuk peningkatan standar layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf