Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Komisi VII DPR RI Rapat Kerja dengan Menperin Bahas Program Industri Nasional 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Komisi VII DPR RI Rapat Kerja dengan Menperin Bahas Program Industri Nasional 2026
Foto: (Sumber: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menghadiri rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi..)

Pantau - Komisi VII DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di kompleks parlemen, Jakarta, pada Senin untuk membahas rencana program kerja Kementerian Perindustrian tahun 2026.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyampaikan rapat kerja tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap kinerja, anggaran, dan ruang lingkup kementerian sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menegaskan, "Pada hari ini yang kita lakukan juga adalah melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah," ungkapnya.

Rapat kerja tersebut dihadiri oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, serta jajaran pejabat Kementerian Perindustrian.

Evita Nursanty menyatakan rapat telah memenuhi kuorum dengan kehadiran 26 anggota Komisi VII DPR RI yang mewakili seluruh fraksi partai politik.

Agenda rapat diawali dengan pembahasan evaluasi kinerja serta program Kementerian Perindustrian sepanjang tahun 2025.

Setelah evaluasi, rapat dilanjutkan dengan pembahasan rencana program kerja Kementerian Perindustrian untuk tahun 2026.

Evita Nursanty menegaskan setiap rapat DPR RI bersifat terbuka untuk umum kecuali dinyatakan tertutup.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan sejumlah target kementerian untuk tahun 2026 di hadapan Komisi VII DPR RI.

Salah satu target utama adalah pertumbuhan industri pengolahan non migas sebesar 5,51 persen.

Kontribusi industri pengolahan non migas terhadap produk domestik bruto nasional ditargetkan mencapai 18,56 persen.

Peran industri dalam ekspor nasional ditargetkan menyumbang 74,85 persen dari total ekspor nasional.

Dari sisi ketenagakerjaan, sektor industri diharapkan mampu menyerap 14,68 persen dari total tenaga kerja nasional.

Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, "Dari sisi ketenagakerjaan industri diharapkan dapat menyerap 14,68 persen dari total tenaga kerja nasional, dengan produktivitas tenaga kerja mencapai Rp126,2 juta per orang per tahun."

Penulis :
Aditya Yohan