Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polda Metro Jaya Gelar Pelatihan Komunikasi Sosial untuk Perkuat Pelayanan Publik Polri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polda Metro Jaya Gelar Pelatihan Komunikasi Sosial untuk Perkuat Pelayanan Publik Polri
Foto: (Sumber: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Pelatihan Komunikasi Sosial yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026). (ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya)..)

Pantau - Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Komunikasi Sosial guna memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi dan pelayanan publik di tengah masyarakat.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis.

Kapolda Metro Jaya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi, kemitraan, dan pelayanan publik, sebagaimana ia ungkapkan, "Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas personel Polri dalam membangun komunikasi, kemitraan, dan pelayanan publik di tengah masyarakat".

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembinaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Ia menekankan pentingnya kehadiran Polri yang tidak hanya cepat dan tegas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi yang tidak menyakiti hati masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan melalui pernyataan, "Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Tanpa kepercayaan, tindakan yang benar pun bisa disalahpahami. Karena itu, setiap langkah harus disampaikan dengan cara yang tepat, santun, dan tidak melukai perasaan masyarakat".

Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran fungsi pembinaan, khususnya Binmas dan Bhabinkamtibmas, sebagai ujung tombak community policing dan pemecahan masalah di tingkat wilayah.

Ia menilai bahwa dalam kondisi keterbatasan jumlah personel, kualitas kehadiran dan kualitas komunikasi menjadi faktor utama efektivitas pelayanan kepolisian, sebagaimana ia sampaikan, "Dalam keterbatasan jumlah personel, kualitas kehadiran dan kualitas komunikasi dinilai menjadi faktor utama efektivitas pelayanan kepolisian".

Melalui pelatihan ini, seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat terkait strategi komunikasi publik, pendekatan persuasif, serta pengelolaan dinamika sosial masyarakat.

Penguatan pemahaman tersebut diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini tanpa menimbulkan resistensi publik.

Kapolda Metro Jaya mengajak seluruh peserta menjadikan pembinaan masyarakat sebagai investasi kepercayaan jangka panjang melalui sinergi lintas fungsi serta keselarasan pesan dan sikap kelembagaan.

Pelatihan ini diikuti oleh 1.211 personel Polda Metro Jaya dari berbagai satuan dan fungsi.

Peserta pelatihan terdiri atas Komandan Kompi dan Komandan Peleton Ditsamapta, Kepala Seksi dan Kepala Unit Negosiator Ditsamapta, Komandan Kompi dan Komandan Peleton Satbrimob, seluruh Kapolsek, Kasat Binmas, Kanit Binmas, Pamapta Polres, serta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polda Metro Jaya.

Penulis :
Ahmad Yusuf