
Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul kondisi kekeringan dan sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di wilayah tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta pada Senin.
Kebakaran Lahan Hanguskan Dua Hektare
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada Minggu, 1 Februari, menghanguskan lahan mineral seluas dua hektare di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi.
Selain itu, kebakaran juga dilaporkan terjadi di Desa Baliara Dusun I dan Dusun II, Kecamatan Parigi Barat.
BNPB memastikan tidak terdapat laporan korban jiwa akibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan tersebut.
Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama berkat upaya cepat tim gabungan.
Tim gabungan yang terlibat dalam pemadaman terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.
Kekeringan Picu Kebutuhan Air Bersih
BNPB belum melaporkan secara rinci penyebab kebakaran hutan dan lahan maupun tindak lanjut penanganan kasus tersebut.
Untuk sementara, kebakaran hutan dan lahan diduga berkaitan dengan kondisi kekeringan atau minimnya curah hujan di wilayah Parigi Moutong.
Dugaan tersebut diperkuat oleh laporan tim reaksi cepat BPBD Parigi yang menyebutkan sebanyak 270 keluarga di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat, membutuhkan bantuan air bersih.
Petugas BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi lintas sektor serta asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dasar warga terdampak kekeringan, sebagaimana disampaikan Abdul Muhari.
BNPB menegaskan bahwa "peristiwa kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak," ungkap Abdul Muhari.
Pemerintah daerah dan masyarakat diminta untuk tetap siaga terhadap potensi bencana susulan berupa kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan lanjutan.
BNPB juga mengimbau agar dilakukan langkah-langkah pencegahan dini serta masyarakat terus memantau informasi resmi dari instansi kebencanaan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








