
Pantau - Dapur Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Batu Besar 3 Polda Kepulauan Riau masih menanti arahan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kelanjutan produksi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan 1447 H atau tahun 2026 M.
Masih Beroperasi Normal Sambil Tunggu Arahan
Kepala SPPG Batu Besar 3 Polda Kepri, Eva Andriani, menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan petunjuk resmi untuk kegiatan selama bulan puasa.
"Kami belum mendapatkan info untuk Ramadhan seperti apa, kami masih menunggu arahan dari BGN," ungkapnya.
Saat ini, dapur tersebut tetap beroperasi seperti biasa dengan melayani penyediaan MBG untuk kelas pagi dan siang di 15 sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Nongsa.
Eva menambahkan bahwa pihaknya juga belum menerima informasi dari pihak sekolah mengenai penyesuaian aktivitas belajar mengajar selama bulan Ramadhan.
Jika ada perubahan, koordinasi dengan sekolah biasanya dilakukan dua hari sebelumnya atau pada H-2.
Siap Layani Selama Ramadhan, Fokus pada Balita dan Ibu Hamil
Dapur SPPG Batu Besar 3 Polda Kepri telah aktif sejak Agustus 2025 dan hingga kini melayani 15 sekolah dengan total 2.955 siswa, 164 tenaga kependidikan, serta 3 posyandu dengan total 659 porsi MBG per hari.
Eva memastikan pihaknya siap melaksanakan tugas selama bulan puasa, terutama bagi kelompok rentan seperti balita (B3) dan ibu hamil.
"Kemungkinan selama Ramadhan tetap beroperasi, khususnya untuk balita kan belum puasa ya," ia mengungkapkan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, sebelumnya menegaskan bahwa program MBG akan tetap berlangsung selama Ramadhan, meskipun mekanismenya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Pembagian MBG tetap berlanjut meski di bulan Ramadhan. Hanya saja, mekanismenya berubah menyesuaikan situasinya," ujar Zulhas.
Untuk siswa beragama Islam, MBG akan disediakan dalam bentuk makanan kering yang bisa dibawa pulang dan dikonsumsi setelah waktu berbuka.
Sementara siswa non-Muslim tetap mendapatkan menu makanan siap santap seperti hari-hari biasa.
"Di bulan Ramadhan kan itu tidak semua siswa beragama Islam. Bagi yang beragama Islam akan diberikan makanan kering dan nanti disantap setelah berbuka puasa, yang beragama non-Muslim tetap mendapatkan menu makanan siap santap," jelas Zulhas.
Contoh makanan kering yang disiapkan antara lain telur rebus, kacang, susu kemasan, roti, dan menu kering lainnya.
- Penulis :
- Arian Mesa









