Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BBPJN Kerahkan 50 Alat Berat Tangani Longsor Putuskan Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena di 36 Titik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BBPJN Kerahkan 50 Alat Berat Tangani Longsor Putuskan Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena di 36 Titik
Foto: (Sumber: Proses perbaikan Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena yang rusak longsor. ANTARA/HO-Dokumen pribadi.)

Pantau - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan mengerahkan sekitar 50 unit alat berat untuk menangani Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena yang terputus akibat longsor di 36 titik.

Pejabat Pembuat Komitmen Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena, Febryan Nurdiansyah, mengatakan "Saat ini kurang lebih ada 50 unit alat berat terdiri dari ekskavator dan dozer serta belasan unit kendaraan dump truck untuk membantu penanganan longsor di ruas jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena," ungkapnya.

Ruas jalan yang rusak akibat longsor tersebut merupakan proyek KPBU yang dikerjakan oleh PT Hutama Mambelim Trans Papua.

36 Titik Longsor dan Progres Penanganan

Kepala BBPJN juga turun langsung untuk menangani longsor di Jalur Jayapura–Wamena yang terdampak di 36 titik.

Nurdiansyah menyampaikan "Kepala BBPJN juga sudah turun langsung untuk menangani longsor di Jalur Jayapura–Wamena sebanyak 36 titik," ujarnya.

Sebanyak 36 titik terdampak terdiri atas 26 titik longsor lereng, sembilan titik cross drain atau drainase silang putus, serta satu jembatan hanyut.

Ia menjelaskan "Namun tim kami telah bekerja ekstra dan 21 lokasi sudah dilakukan penanganan sementara dan sudah bisa dilalui, delapan lokasi sedang dalam penanganan serta ada tujuh lokasi yang belum bisa kita kerjakan," katanya.

Dari total titik terdampak, 21 lokasi telah dilakukan penanganan sementara dan sudah dapat dilalui, delapan lokasi masih dalam proses penanganan, dan tujuh lokasi lainnya belum dapat dikerjakan.

Jalur Vital dan Dampak Longsor

Pihak BBPJN terus berupaya memperbaiki jalan agar dapat segera dilalui kembali sehingga roda perekonomian di Papua dan Papua Pegunungan tetap berjalan.

Nurdiansyah menegaskan "Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena ini merupakan jantung perputaran sektor perekonomian, akses pendidikan, serta kesehatan. Sehingga kami terus berupaya agar jalan ini dapat kembali beroperasi. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak," ungkapnya.

Akibat kejadian longsor tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan sejumlah kendaraan tertimbun material longsor.

Ia menyampaikan "Para korban luka-luka telah berhasil kami evakuasi hanya saja jumlah kendaraan yang tertimbun longsor belum dapat di inventarisir," jelasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf